oleh

Terkenal di Dumay, Ganjar Akhirnya Ketemu Bripka Herman di Masjid At-Taqwa Purworejo

INILAHONLINE.COM, PURWOREJO

Nama Bripka Herman begitu terkenal di dunia maya (dumay). Dia dikenal dengan Pak Babin. Bahkan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga tahu dan mengaguminya. Meski selama ini belum kenal secara pribadi karena juga belum pernah ketemu.

Pak Babin yang tercatat sebagai anggota Polres Purworejo ini banyak mengunggah video di youtube dan semuanya viral, karena lucu dan penuh pesan moral. Beberapa kali, Ganjar mengunggah video yang diupload Bripka Herman untuk dimunculkan dalam media sosial pribadinya.

Dan ternyata, Kamis (23/5/2019) secara tidak sengaja, mereka berdua ketemu di Purworejo, tepatnya di Masjid At-Taqwa, Daleman Purworejo.

Saat itu, Ganjar mampir Sholat Duhur, dalam kegiatan susur jalur mudik 2019, dan sekaligus nyekar ke makam ayah ibunya yang ada tidak jauh dari masjid tersebut.

Usai sholat, Bripka Herman sudah menunggu Ganjar di depan masjid.

Tentu saja Ganjar terkejut, karena tidak menyangka bertemu dengan Bripka Herman.

“Oh ini to artisnya Purworejo. Ancen bener (memang benar), ternyata sampeyan ki rodo wagu, ning kreatif (ternyata kamu itu agak aneh, namun sangat kreatif,” kata Ganjar menyapa Bripka Herman sambil menyalaminya.

Selain Bripka Herman, sejumlah pemain utama dalam video-video pak Babin juga dihadirkan. Diantaranya penjual warung dan pak Dul Kemit yang hendak berangkat ke Jakarta. Semua pemain dalam video tersebut sebagian besar adalah anggota Polres Purworejo.

“Jadi semua ini anggota polisi ya? Keren sekali, kreatif,” puji Ganjar.

Ganjar mengatakan bahwa apa yang dilakukan Bripka Herman bersama anggota Polres Purworejo lainnya sangat kreatif. Menurutnya, cara pendekatan kepada masyarakat dengan cara ini sangat tepat.

“Namun agak kepanjangan, jadi kurang instagramable. Saya sudah telpon pak Kapolres, saya mau protes. Eh ini malah ketemu langsung dengan para pemainnya,” kritiknya.

Ganjar mengatakan, banyak video-video yang diunggah Bripka Herman sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini memberikan penjelasan damai di masyarakat, bagaimana cara orang saling menghormati di bulan puasa, mana yang boleh ditiru dan tidak boleh ditiru masyarakat, semua diajarkan,” tegasnya.

Ganjarpun yang penasaran, bertanya pula siapa yang punya ide pembuatan video-video itu. Dengan malu, Bripka Herman mengatakan bahwa itu ide darinya.

“Itu ide dari saya, juga dibantu tim. Ide-ide itu didapat dari serawung dengan masyarakat, melihat kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar,” terang Herman.

Akhirnya diketahui juga, kalau Bripka Herman sebetulnya bukanlah Babinkamtibmas, namun kerja di bagian humas. ”Itu hanya divideo pak, aslinya saya ini di Humas,” terangnya.

Herman mengatakan, setelah videonya viral, banyak masyarakat yang ingin berfoto bersamanya. Selain itu, Bripka Herman yan sebelumnya dipanggil pak Herman, sekarang lebih dikenal dengan sebutan Pak Babin.

(suparman)

Komentar