Tol Krapyak Semarang Diprediksi Menjadi Titik Kemacetan Arus Mudik Lebaran Mendatang

25/04/2018 21:31:38 Kategori: ,

INILAHONLINE.COM, SEMARANG - Tol Manyaran atau Tol Krapyak di Kota Semarang diprediksi akan menjadi titik kemacetan saat arus mudik dan balik lebaran tahun ini. Sejumlah rencana rekayasa sudah disiapkan oleh Kepolisian dan pihak terkait.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan, pihaknya memprediksi titik kemacetan pada musim lebaran 2018 akan terjadi di pintu Tol Krapyak atau Tol Manyaran Kota Semarang. Kepadatan tersebut diakibatkan adanya pertemuan Tol Krapyak atau Tol Manyaran dengan fungsional Tol Semarang-Batang yang akan dibuka saat arus mudik lebaran dan balik.

''Kawasan krapyak ini menjadi tempat kemacetan, tempat keluar kendaraan, jika di tol krapyak dan fungsional tol semarang-batang terjadi kemacetan, untuk antisipasi jika kepadatan terjadi yaitu akan di buka jalan di titik tol Semarang-Batang, Jawa Tengah.''Tutur Royke usai rapat koordinasi lintas sektor tentang mudik lebaran 2018 di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Senin (23/4/2018).

Kakorlantas menambahkan, untuk mengantisipasi kemacetan, jalan tol ini harus di dukung dengan fasilitas yang mencukupi pemudik, seperti Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) dan tempat istirahat. Seluruh moda transportasi publik pun harus dioptimalkan untuk mengurangi volume kendaraan pribadi, karena itulah pengerjaan infrastruktur transportasi harus bebas hambatan dan siap digunakan saat mudik lebaran nanti.

''Dari lepas Tol Batang hingga ke Tol Semarang belum ada bukaan, karena fungsional dan disepakati minimal dibuka di dua lokasi, yaitu di Weleri dan di Kaliwungu, ini dilakukan untuk antisipasi adanya antrian Panjang atau kemacetan panjang saat musim pulang kampung lebaran,''ujarnya.

Acara yang dibuka oleg Asisten Operasional Kapolri Irjen Pol Deden Juhara dihadiri para Kapolres, karo Ops, Dirlantas dan kasatlantas Polda Jabar, Polda Jateng, Polda Jatim dan Polda Bali,PT Jasa Marga, kemenhub dan segenap instansi terkait dalam pengamanan arus mudik lebaran.

Kakorlantas menambahkan, penambahan cuti bersama lebaran tahun ini akan mempengaruhi puncak arus mudik dan balik lebaran, sehingga masyarakat lebih leluasa memilih waktu untuk melakukan perjalanan.

''Hari libur di awal cukup membantu karena akan memangkas puncak arus mudik, puncaknya masyarakat bebas memilih mau hari Jumat tanggal 8 juni atau Sabtu atau hari Senin, Selasa, banyak pilihan untuk mudik,'pungkasnya.(Suparman)