Ulang tahun Emas, Seameo Biotrop Menggelar Konferensi Internasional Ke-3

Megapolitan1054 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Dalam rangkaian acara perayaan ulang tahun emas Seameo Biotrop menyelenggarakan Konferensi Internasional Ke-3 tentang Biologi Tropis (ICTB) tahun ini dengan tema “Pelestarian, Peningkatan, dan Pemanfaatan Berkelanjutan dari Flora dan Fauna Tropis Adat”.

Direktur Seameo Biotrop, Dr. Irdika Mansur, mengatakan konferensi ini secara umum bertujuan untuk menilai keberhasilan, peluang, dan kesenjangan dalam praktik saat ini, upaya penelitian dan kebijakan yang terkait dengan konservasi, peningkatan dan pemanfaatan berkelanjutan flora dan fauna di Asia Tenggara.

“Konferensi ini diharapkan menjadi tempat untuk berbagi pengetahuan, perspektif, dan pengalaman tentang tema di antara para peserta,” jelasnya .

Ia menuturkan, ada beberapa negara di wilayah Asia Tenggara yang turut berpartisipasi baik sebagai peserta maupun narasumber, yaitu Philipina, Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

“Topik yang akan dibahas mencakup aspek Diversity and Resiliency of Indigenous Tropical Flora and Fauna and Their Ecosystems ; Approaches, Technologies, and Innovations in Conservation, Enhancement and Sustainable Use of Indigenous Tropical Flora and Fauna; Socio-economic, Cultural, and Ethical Aspects in Conservation, Enhancement and Sustainable Use of Indigenous Flora and Fauna ; dan Policies and Other Legal Frameworks in Conservation and Sustainable Use of Indigenous Flora and Fauna,” sebutnya.

Dia berharap, bahwa konferensi ini akan dapat menghasilkan konsensus di antara para peserta untuk merumuskan cara-cara praktis dan berkelanjutan, berdasarkan kebijakan dan hasil penelitian saat ini, “Gunanya untuk memperkuat partisipasi dan kontribusi para pemangku kepentingan dalam menghilangkan masalah-masalah arus dan, pada saat yang sama, meningkatkan konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan dari keanekaragaman hayati dan sumber daya alam di kawasan ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Litbang Hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang sekaligus secara resmi membuka acara tersebut, Dr. Etti Ginoga menyatakan bahwa Indonesia memiliki peluang untuk menciptakan pertumbuhan positif keanekaragaman hayati tropis dan menggunakannya untuk kondisi keberlanjutan.


Untuk mendukung komitmen tersebut, Dr. Etti Ginoga mengundang semua lembaga yang terlibat dalam perlindungan sumber daya alam flora dan fauna untuk berkolaborasi satu sama lain. “Saya memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung kerja sama internasional karena ini merupakan langkah kecil untuk mendapatkan manfaat dari pemanfaatan flora dan fauna tropis,” katanya.

Acara ini juga dihadiri oleh Dr. Arif Satria, Rektor Institut Pertanian Bogor dan Dewan Pembina SEAMEO BIOTROP dari Indonesia, Direktur dan Staf SEAMEO Centres.

(ian Lukito)

banner 521x10

Komentar