Viral Isu Penutupan Jalan, Kanwil Kemenag DKI Jakarta Luruskan Fakta

Berita, DKI Jakarta123 Dilihat

INILAHONLINE.COM, JAKARTA — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta meluruskan berbagai informasi yang beredar mengenai penutupan akses jalan di depan kantor Kanwil. Kemenag menegaskan bahwa lahan tersebut merupakan aset resmi Kemenag yang selama ini telah direlakan untuk kepentingan publik, terutama dalam proses pelebaran dan rekayasa lalu lintas Jalan Tol Becakayu.

Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib, menjelaskan bahwa area yang dipersoalkan publik merupakan lahan parkir milik Kanwil yang terdampak pekerjaan konstruksi Off Ramp Jatinegara oleh Kementerian PUPR dan PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM). Untuk memastikan kelancaran pekerjaan, lahan tersebut digunakan sementara, sedangkan Kemenag memperoleh fasilitas parkir pengganti di bagian belakang kantor.

“Sebelumnya lahan itu adalah lahan Kanwil Kemenag DKI Jakarta. Area parkir kami terkena perluasan Tol Becakayu. Karena itu, kami bersama PUPR menyiapkan bangunan pengganti di belakang kantor. Prosesnya memang panjang karena beberapa bangunan harus dibongkar,” jelas Adib di Jakarta, Kamis (27/11/2025). 

Dirut KKDM: Pembangunan Pengganti Masih Berproses dan Membutuhkan Ruang Kerja

Direktur Utama PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM), Aris Mujiono, melalui surat resmi yang dikirimkan kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta, menjelaskan bahwa KKDM memang mendukung penuh rekayasa lalu lintas di Off Ramp Jatinegara sebagaimana dibahas dalam rapat bersama pada 2024–2025. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan lahan Kemenag bukanlah bentuk penguasaan, melainkan bagian dari kebutuhan teknis pekerjaan pelebaran jalan.

Aris menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas pengganti untuk lahan parkir Kemenag sempat tertunda karena adanya beberapa pekerjaan struktural dan penyempurnaan jalur yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Meskipun bangunan utama sudah berdiri, masih ada tahapan akhir yang harus dikerjakan sebelum area tersebut benar-benar aman digunakan.

“Selama pekerjaan berlangsung, Kemenag memang masih membutuhkan ruang parkir sementara karena fasilitas pengganti belum sepenuhnya siap. Begitu fasilitas pengganti dapat digunakan dengan aman, akses jalan di depan kantor dapat dibuka kembali,” demikian penjelasan Aris dalam surat tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa pembukaan kembali akses publik sangat bergantung pada kesiapan struktur pengganti, termasuk kesiapan jalur baru yang harus memenuhi standar keselamatan.

Parkir Belakang Sudah Berfungsi, Akses Depan Dibuka Kembali

Setelah proses pembangunan fasilitas parkir di belakang kantor selesai pada akhir Oktober 2025, seluruh kendaraan operasional Kemenag telah dipindahkan secara bertahap ke area tersebut.

“Karena parkir belakang sudah siap, semua kendaraan sudah kami pindahkan. Itu sebabnya akses jalan depan kini bisa dibuka kembali,” kata Adib.

Adib juga meluruskan pemberitaan viral mengenai penutupan akses malam hari. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan murni untuk menjaga keamanan aset negara, terutama saat kendaraan belum seluruhnya bisa masuk area dalam.

Dishub DKI: Penutupan Sementara Sesuai Kesepakatan Teknis

Dedi Suparman dari Dinas Perhubungan Jakarta Timur menyampaikan bhwa penutupan akses sementara telah dibahas bersama Kemenag dan KKDM sejak November 2024. Menurutnya, pembangunan fasilitas pengganti oleh KKDM yang belum rampung membuat Kemenag masih membutuhkan area depan sebagai lokasi parkir.

“Kalau pembangunan di belakang berjalan dan jalan depan tetap dibuka, itu tidak memungkinkan karena Kemenag tidak punya lahan parkir. Kemenag punya pelayanan publik, jadi tamu dan kendaraan harus aman. Tapi sekarang sudah selesai, Insya Allah akses bisa dibuka hari ini,” jelasnya.

Pemerintah Kelurahan Apresiasi Penyelesaian yang Damai

Lurah Cipinang Cempedak, Rico Eka Putra, yang turut hadir dalam proses mediasi, mengapresiasi penyelesaian masalah ini secara damai dan kolaboratif.

“Mediasi berjalan baik. Semua pihak dengan kepala dingin bisa memberikan solusi terbaik bagi warga. Terima kasih kepada semuanya,” ujarnya.

Saat ini, akses jalan di depan Kanwil Kemenag DKI Jakarta telah dibuka. Dengan dibukanya kembali akses jalan tersebut, Kemenag DKI Jakarta berharap mobilitas warga kembali lancar dan pelayanan publik di Kanwil tetap berjalan optimal.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pembangunan. Komitmen kami jelas: lahan itu kami relakan untuk kepentingan publik, dan pembangunan pengganti sepenuhnya dilakukan oleh PUPR dan KKDM,” tutup Kakanwil Kemenag DKI Jakarta Adib. (**/Iqbal)

banner 521x10

Komentar