oleh

Wabup Bogor Hadiri Kopdar dengan Kepala Daerah Se-Jawa Barat

INILAHONLINE.COM, BANDUNG

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menghadiri forum Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (KOPDAR) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam rangka untuk melakukan sinkronisasi terkait isu strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, bertempat di green Forest, Kabupaten Bandung Barat, Senin (4/3).

Dihadapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan kepala daerah se-Jawa Barat, Iwan tak hanya menyampaikan konsep pembangunan Kabupaten Bogor adalah menjadi Kabupaten Termaju, Nyaman dan Berkeadaban tetapi juga mencurahkan hati bahwa di Bumi Tegar Beriman ada 83 titik kemacetan hingga dibutuhkan beberapa pembangunan jalan lingkar hingga Jalur Puncak II.

“Selain itu, karena di Kabupaten Bogor ada 83 titik kemacetan kami akan melakukan penguraian dengan cara melakukan pembangunan insfrastruktur yaitu membangun jalur Puncak II, pembangunan jalan alteri Bojonggede -Kemang, pembangunan dua flyover di Bojonggede dan Tenjo, pembangunan jalan lingkar Dramaga, pembangunan jalan lingkar Leuwiliang, Pembangunan jalan lingkar Gunung Sindur, pembangunan jalan lingkar Ranca Bungur-Cibungbulang pembangunan jalan lingkar Parung hingga merevitalisasi 244 jembatan gantung 95 agar desa tertinggal menjadi desa yang maju dan mandiri,” ujarnya.

Wabup menerangkan bahwa tagline Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban diimplementasikan ke dalam lima misi atau Panca Karsa.

“Dengan Panca Karsa ini kami akan mewujudkan masyarakat yang berkualitas, mewujudkan perekonomian daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan dan berkelanjutan serta mewujudkan kesalehan sosial,” terangnya.

Iwan menjelaskan dengan terwujudnya cita-cita ataupun program kerja diatas, maka Kabupaten Bogor dibawah kepemimpinan Bupati Ade Yasin dan dirinya diyakini menjadi Bogor Era Baru.

“Masyarakat Kabupaten Bogor kedepan harus cerdas, sehat, maju, membangun dan berkeadaban. Dalam waktu dekat Pemkab Bogor akan meluncurkan Kartu Bodas dimana peruntukannya bisa untuk penyaluran beasiswa, membangun sekolah rusak dan kelas inspirasi, selain itu kami juga akan luncurkan Kartu Bogor Sehat dan juga akan membangun RSUD di wilayah utara Kabupaten Bogor hingga kami minta bantuan keuangan kepada Pemprov Jawa Barat,” jelas Iwan.

Dia menambahkan khusus untuk Bogor Berkeadaban jajarannya akan meningkatkan hibah ke pondok pesantren atau tempat ibadah, membantu legitimasi, melakukan operasi nongol babat (Nobat) jika ada penyakit masyarakat dan Bogor Ngaos atau mengaji yang dilakukan setiap haru jumat di sekolah tingkat SD dan SMP.

“Membangun Kabupaten Bogor menjadi Termaju, Nyaman dan Berkeadaban ini memilik makna pembangunan di Bumi Tegar Beriman bisa menandingi pencapaian pembangunan di tingkat nasional, sementara Nyaman dan Berkeadaban adalah ramah untuk beraktifitas dan investasi dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan kearifan lokal,” tambah Iwan Setiawan.

Iwan melanjutkan dengan langkah-langkah diaras kami optimis akan meningkatkan nilai Indeks pembangunan Manusia (IPM), rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, mengurangi jumlah penduduk miskin, mengurangi jumlah pengangguran hingga meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

(Hilda)

Komentar