oleh

Wakil Walikota Bogor Bersama Perumda Tirta Pakuan, Lakukan Kegiatan CSR Renovasi RTLH

INILAHONLINE.COM, KOTA BOGOR  – Wakil Walikota Bogor bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota melakukan kegiatan sosial dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga yang tidak mampu.

“Untuk membantu persoalan sosial masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tak bisa sendiri. Apalagi, ditengah keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkot saat ini,” kata Wakil Walikota Bogor, Didie A Rachum, (24/8/2021). 

Menurutnya, dalam kegiatan pemberian bantuan RTLH dari CSR Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor ini, memberikan bantuan kepada dua kepala keluarga di dua lokasi yang berbeda. Adapun warga yang menerima bantuan adalah renovasi RTLH atas nama Kosasih di RT 5 RW 4 Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal dan renovasi RTLH milik Ana di RT 2/12 Kampung Muara Babadak, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur. 

“Hari ini kita kunjungi dua lokasi rumah warga yang perlu dibantu oleh pemerintah. Tapi kan keterbatasan anggaran pemerintah, tidak bisa tertanggulangi sendiri. Oleh karena itu saya sangat berterimakasih atas peran serta dan kontribusi dari PDAM,” kata Dedie. 

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan menjelaskan, untuk tahun 2021 ini saja ada total enam rumah yang direnovasi. Tentunya dengan nilai renovasi yang berbeda-beda. 

“Memang setiap tahun itu kita alokasikan CSR kita untuk rumah tidak layak huni. Kita pakai untuk satu kecamatan satu (bantuan RTLH). Untuk tahun ini kita sudah enam bantuan RTLH yang kita salurkan,” kata Rino. 

Lebih lanjut Rino menerangkan, pemberian bantuan renovasi RTLH ini sudah melewati serangkaian proses seleksi dan survei sebelumnya. Terutama, untuk mensurvei kelayakan rumah tersebut. Untuk kemudian, bantuan tersebut diberikan sesuai dengan anggaran yang diberikan. 

“Tapi kadang kita sesuaikan dengan kondisi keluarga. Misalnya bapaknya tidak kerja, maka kita buatkan juga tempat berjualan. Jadi ada sejenis toko atau kios di teras rumahnya untuk berjualan,” sambung Rino. 

Masih kata Rino, bantuan ini tidak hanya diberikan bagi warga Kota Bogor. Namun juga diluar daerah dimana menjadi sumber – sumber mata air untuk distribusi ke Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. (Piya Hadi)

Komentar