oleh

5 Cara Menggunakan Fibonacci Dalam Perdagangan Forex

Fibonacci adalah alat analisis teknikal, dan menjadi salah satu indikator yang paling banyak digunakan oleh trader forex. Anda dapat menentukan titik masuk, target harga atau bahkan stop loss dengan indikator ini, baca lebih lanjut di sini tentang Fibonacci sebagai indikator penting. Dalam penggunaannya, Anda akan melihat beberapa garis horizontal yang mendukung area support atau resistansi dengan menggunakan Fibonacci. Tingkatan yang biasa digunakan adalah 61,8%, 38,2% dan 23,6%. Konsep umum dari Fibonacci adalah untuk mengonfirmasi tingkat dukungan dan ketahanan agar Anda dapat melihat area yang memiliki terkoreksi, Arah berbalik dan koreksi yang menentang tren.

Menggambar Fibonacci Dalam Grafik

Saat menggambar Fibonaccci Anda harus memastikan memulai dari arah kiri ke kanan layar. Tidak peduli itu sedang tren turun maupun naik. Pertama, Anda perlu mengidentifikasi dimana pergerakan besar terjadi sebelumya, dimana ini bisa dilakukan pada gelombang ukuran apapun, namun semakin besar, maka semakin baik.

Menggunakan Fibonacci Dengan Support Dan Resistansi

Saat menggunakan Fibonacci di grafik Anda, Anda perlu memperhatikan area dimana harga mengalami kesulitan untuk menembus. Inilah area tingkatan support dan resistansi. Harga pertama kali akan mencoba menembus tingkat 61,8, kemudian ada 38,2 dan kembali lagi mencoba pada 23,6. Tingkatan ini adalah indikasi jelas dari support dan resistansi, sehingga bisa membantu Anda untuk menentukan tingkatan yang mungkin untuk Anda mulai transaksi jual ataupun beli.

Anda bisa mengombinasikan Fibonacci dengan berbagai indikator lainnya dan tingkatan seperti titik pivot atau moving average.

Fibonacci tidak seharusnya Anda gunakan tanpa mengetahui fundamental yang terjadi karena pergerakan harga atau sentimen harian pasar. Saat menggunakan Fibonacci Anda perlu melakukan beberapa hal berikut.

  1. Tentukan sentimen harian pasar
  2. Terapkan indikator Fibonacci
  3. Tentukan tingkatan support dan resistansi
  4. Tunggu perubahan dari tingkatan tersebut

Tempatkan Stop Loss Anda

Jika Anda sudah menempatkan transaksi dengan penggunakan tingkatan Fibonacci dimana posisi yang paling tepat untuk menempatkan stop loss Anda?

Sebagai contoh, jika Anda masuk pada tingkat 23,6 maka ada beberapa area untuk menempatkan stop loss. Anda bisa menempatkan tingkatan stop diatas 61,8 atau diatas 100. Namun dengan menempatkan diatas 100 maka resikonya cukup tinggi walaupun potensinya lebih besar. Dengan menempatkan dibawah 61,8 pun Anda punya kesempatan rugi saat terjadi rebound harga.

Secara umum jika Anda sudah mengenal fundamental atau sentimen harian dari pergerakan harga dan Anda percaya diri dalam transaksi tersebut, maka menempatkan tingkatan stop diatas 100 bisa jadi keputusan yang paling tepat.

Bagaimana Menggunakan Fibonacci Untuk Mulai Trading

Salah satu cara yang paling disukai untuk bertransaksi forex adalah dengan melihat pergerakan tren, kemudian menunggu untuk berbalik. Disaat ini Anda bisa mulai masuk saat koreksi berhenti dan kembali ke arah awal dalam pergerakan naik atau turunnya.

Alternatifnya, Anda bisa menunggu pergerakan harga asli untuk koreksi, dan Anda bisa menggunakan Fibonacci untuk menentukan titik dimana koreksi berakhir dan pergerakan tren kembali seperti semula. Anda bisa menggabungkan beberapa indikator lain dalam melihat harga pasar, yang dapat membantu memperkuat analisa Fibonacci.

Dalam penggunaan Fibonacci, Anda tidak perlu menghitung secara manual, biasanya dalam platform yang Anda gunakan sudah disediakan alat analisa Fibonacci sebagai salah satu indikator yang sudah ada. Indikator Fibonacci mengindikasikan nilai horizontal yang sama dengan persentase pergerakan yang sedang dihitung. Titik krusial biasanya berupa 50%, 61,8% dan 78,6%.

Contohnya saat Anda mengikuti harga USD/JPY dalam tren penurunan pesat, Anda akan memilih untuk menjual USD/JPY. Dengan menggunakan indikator Fibonacci, Anda bisa melihat pergerakan naik untuk sesaat sebelum kembali dalam tren penurunannya. Disinilah Anda masuk dan mengambil keuntungan maksimal. Biasanya ditunjukkan dari urutan Fibonacci sebelumnya.

Bagaimana Menggunakan Fibonocci Untuk Keluar Dari Transaksi

Untuk mendapatkan keuntungan tertinggi dari penjualan di saat yang tepat, Anda bisa menggunakan Fibonacci. Dimana berbeda dibandingkan sebelumnya, disini Anda harus bisa memprediksi saat dimana gelombang koreksi terjadi, atau lebih tepatnya seberapa jauh pergerakan tren sebelum retracement terjadi.

Dalam melihat pergerakan harga, untuk mendapatkan keuntungan maksimal, pastinya Anda diharapkan untuk tidak menjual terlalu cepat, atau terlalu lambat. Namun di saat yang tepat sebelum harga berbalik arah sementara. Anda bisa menggunakan titik 61,8% dan 78,6% untuk ini.

(Hasan Putra)

Komentar