Bupati Magelang Grengseng Pamuji : Soft Launching Gerakan Blonjo Warung Tonggo Bentuk Keteladanan Terhadap Ekonomi Warga

INILAHONLINE.COM, KOTA MUNGKID — Usai upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Pemerintah Kabupaten Magelang melakukan soft launching Gerakan Blonjo Warung Tonggo, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan pelaku usaha lokal. Launching berlangsung di lapangan drh Soepardi Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Rabu (20/05-2026).

Gerakan Belonjo Warung Tonggo, diwujudkan melalui implementasi dan aplikasi STUPA, yakni layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik, hasil kerja sama co-branding Bank Bapas 69 Magelang dengan PT Bimasakti Multi Sinergi selaku penyedia layanan dan penerbit uang elektronik berizin Bank Indonesia.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, Gerakan Blonjo Warung Tonggo merupakan inisiasi ASN Kabupaten Magelang, sebagai salah satu bentuk keteladanan dan kepeloporan untuk kepedulian terhadap ekonomi warga sekitar, sehingga diharapkan mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar.

Menurut Grengseng, Gerakan Blonjo Warung Tonggo sangat mudah, karena semua layanan pembayaran melalui aplikasi STUPA. Untuk itu, soft launching yang telah dilaksanakan di tiga tempat, nantinya akan dievaluasi setelah berjalan selama satu bulan ke depan.

“Kalau memang ini nanti benar benar berdampak memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, sistemnya sederhana bisa dilaksanakan dengan tepat, cepat dan tidak menyusahkan, maka akan segera dilaunching di seluruh Kabupaten Magelang,” jelas Bupati Grengseng.

Lebih lanjut Grengseng mengatakan, kepada ASN akan diberikan reward melalui gerakan Blonjo Warung Tonggo ini, bagi ASN yang mempunyai kepedulian lebih terhadap warung tetangga. Selain itu, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) sebagai upaya untuk mengangkat kualitas UMKM. Kemudian ada peran serta ASN di sini, yaitu kepeloporan dan keteladanan.

“Kita memang harus saling menguatkan, khususnya di Kabupaten Magelang, maka dibuatlah konsep tersebut. Harapan kami, gerakan ini bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk menguatkan warung warung tetangga,” jelas Grengseng.

Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Magelang, Edi Wasono berharap, untuk memudahkan transaksi belanja di Warung Tonggo ini, ASN bisa melakukan pembayaran melalui Non Tunai melalui aplikasi STUPA yang telah tersedia saat ini.

Untuk menyukseskan gerakan Blonjo Warung Tonggo ini, Disdagkop UKM Kabupaten Magelang telah melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada sejumlah masyarakat yang memiliki warung, yang bekerjasama dengan Bank Bapas 69 Magelang.

“Kami akan mendampingi terkait dengan mekanismenya, jadi bagaimana mereka mendaftarkan program Warung Tonggo ini, bagaimana mereka juga akan kita kurasi, kemudian terkait aplikasinya, maka kami akan melakukan pendampingan,” terang Edi Wasono.

Sementara itu, Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69 Magelang, Rohmad Widodo menyampaikan program Blonjo Warung Tonggo ini merupakan program untuk kebangkitan UMKM di Kabupaten Magelang.

Ia menyampaikan, secara khusus, pemanfaatan aplikasi STUPA diarahkan sebagai sarana transaksi bagi ASN Pemerintah Kabupaten Magelang dalam membelanjakan sebagian penghasilannya pada warung tetangga dan pelaku UMKM lokal melalui Gerakan Blonjo Warung Tonggo.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi ASN dalam mendukung produk lokal, memperkuat perputaran ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil di Kabupaten Magelang.

“Implementasi ekosistem STUPA telah didukung oleh kurang lebih sebanyak 200 merchant aktif yang terdiri dari warung dan pelaku UMKM di Kabupaten Magelang. Sementara itu, jumlah pengguna aplikasi STUPA kurang lebih telah mencapai 1.200 pengguna,” beberapa Rohmad

Capaian tersebut, lanjutnya, menunjukkan kesiapan ekosistem digital yang dibangun Bank Bapas 69 dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Blonjo Warung Tonggo serta memperluas transaksi nontunai pada sektor ekonomi kerakyatan.

Keterlibatan Bank Bapas 69 merupakan bentuk komitmen BUMD dalam mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Magelang sekaligus mendorong transformasi digital sektor UMKM. (Ali Subchi)

banner 521x10

Komentar