INILAHONLINE.COM, MAGELANG — Pemerintah Kabupaten Magelang memberikan penghargaan Rekasikta Jejak Agresi Militer II Tahun 1948 kepada tujuh orang pemilik rumah, diantaranya adalah H Masduki, pemilik Loji Manggoran Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Penghargaan diserahkan Bupati Grengseng Pamuji, pada Award Ceremony Bupati Award 2026, di Taman Tengah Komplek Setda Kabupaten Magelang, Jumat (26/6-2026).
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji mengatakan, apresiasi dan penghargaan Rekasikta Jejak Agresi Militer II Tahun 1948, merupakan langkah untuk mengingat jejak sejarah sebagai upaya meneladani, merawat dan memahat prestasi menjadi sebuah narasi peradaban.

“Kita adalah pewaris peradaban yang besar, maka kita harus memastikan setiap langkah pembangunan, menjadi jejak emas bagi generasi yang akan datang,” kata Bupati Grengseng.
Terpisah, usai menerima penghargaan, pemilik rumah Loji Manggoran, H Masduki mengatakan, pemberian penghargaan ini merupakan kebanggaan tersendiri, karena pemerintah sangat peduli terhadap jejak sejarah yang terjadi di Kabupaten Magelang, dan Loji Manggoran adalah salah satu saksi sejarah berdirinya sebuah tatanan pemerintahan.
Selain pemberian penghargaan, Pemkab Magelang juga menetapkan di tingkat daerah, bahwa Loji Manggoran juga didorong dan dikaji untuk menjadi Bangunan Cagar Budaya Peringkat Provinsi, melalui keputusan Gubernur Jawa Tengah.
“Dan, sesuai Keputusan Gubernur Jawa Tengah nomor 100.33.1/454 Tahun 2025, tanggal 11 Desember 2025, ditetapkan menjadi bangunan cagar budaya peringkat Provinsi JawaTengah, oleh Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi,” kata Masduki.

Pemberian status ini, merupakan bentuk apresiasi tertinggi pemerintah daerah terhadap situs bersejarah Loji Manggoran, atas perannya yang sangat vital sebagai kantor pusat pemerintahan darurat selama Agresi Militer Belanda II, sebagai kantor Bupati Magelang saat itu.
Bahkan sampai saat ini, Loji Manggoran sering dikunjungi para tamu, termasuk cucu Bupati Magelang, Raden Yhuda Diprojo (bupati ke 2) Prof. Dr. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D. yang menjabat sebagai Rektor Universitas Indonesia (UI) untuk periode 2019–2024, dan seorang ekonom dan akademisi Indonesia.
“Prof Dr Ari Kuncoro yang pernah menjabat Rektor UI, juga sering napak tilas ke Loji Manggoran, kebetulan beliau juga cucu Bupati Magelang ke 2 Yahudi Dibroto,” pungkah Masduki saat menerima penghargaan didampingi Kepala Desa Bondowoso, Ahmad Thoefur. (Ali Subchi)





























































Komentar