Unima Lakukan Pelatihan Bagi Guru SDN Karanganyar Menyusun Modul Ajar Berbasis Adiwiyata

INILAHONLINE.COM, MAGELANG — Universitas Muhammadiyah Magelang (Unima), melakukan pendampingan menyusun komponen materi Modul Ajar Berbasis Adiwiyata. Tujuannya, untuk meningkatkan kompetensi guru SDN Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang dibidang pelestarian lingkungan hidup.

Dosen Unima, Puji Rahmawati, Rabu (8/7/2026) di SDN Karanganyar mengatakan, pelatihan untuk menyusun komponen materi pelajaran, yakni proses membimbing guru menyusun dokumen pembelajaran mendalam, agar modul terintegrasi dengan aspek program sekolah Adiwiyata.

Materi pelatihan, adalah cara penyusunan modul pembelajaran berbasis Adiwiyata, melibatkan para guru dan kepala SDN Karanganyar, serta 5 mahasiswa Unima dan seorang dosen pembimbing. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, di SDN Karanganyar.

Menurut Puji Rahmawati, dengan erlaksananya pelatihan pendampingan pembuatan pembelajaran mendalam yang terintegrasi dengan aspek program sekolah Adiwiyata, merupakan suatu kehormatan bagi Unima untuk dapat berbagi pengalaman dalam pelatihan pembuatan RPP Pembelajaran Mendalam Program Sekolah Adiwiyata.

“Antusiasme dan partisipasi aktif guru SD Karanganyar, Kecamatan Borobudur sebagai peserta, menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendampingi guru dan mahasiswa dalam menyusun pembelajaran mendalam terintegrasi aspek progran sekolah Adiwiyata,” ujarnya.

Diharapkan, setelah penyusunan pembelajaran mendalam terintegrasi aspek program sekolah Adiwiyata ini, para guru SD Karanganyar, dapat menerapkan dalam pembelajaran nyata di semester baru, maupun semester mendatang, sehingga menghadirkan pembelajaran yang bermakna, inovatif, dan berorientasi pada pelestarian lingkungan bagi peserta didik SD N Karanganyar, Borobudur.

Mahasiswa Unima Estu Putra Pamungkas yang ikut mendampingi pelatihan mengaku, bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat karena menambah wawasan mengenai penyusunan RPP yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan untuk pelestarian alam.

“Materi yang disampaikan sangat jelas dan bagus, sehingga mudah dipahami dan praktikkan, karena berkaitan dengan kebersihan, menjaga lingkungan dan pelestarian alam yang harus di jaga, dan diajarkan sejak dini,” ujarnya.

Melalui pelatihan penyusunan modul pembelajaran berbasis Adiwiyata tersebut, diharapkan materi dan ilmu yang telah peroleh dapat terapkan dengan baik, dan dipraktekkan untuk kegiatan di sekolah maupun di masa yang akan datang, sehingga memberikan manfaat bagi mahasiswa, guru, para murid sekolah dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala SDN Karanganyar, Suci Ratnawati menambahkan, dukungan dari Unima dalam kerja sama dan pendampingan dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Modul Ajar di SDN Karanganyar, merupakan langkah nyata dalam menyusun program pelestarian alam melalui materi pendidikan khususnya untuk siswa/siswi SDN Karanganyar, Borobudur.

“Yang jelas, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi guru untuk menyusun perangkat pembelajaran berbasis adiwiyata yang berkualitas, inovatif, dan berpusat pada peserta didik,” ungkapnya.

Diharapkan kerja sama ini, dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang mendukung peningkatan mutu pendidikan serta memberikan manfaat nyata bagi guru, peserta didik, dan sekolah. (Ali Subchi)

banner 521x10

Komentar