INILAHONLINE.COM, BOROBUDUR — Ada yang menarik dari ribuan tatapan mata masyarakat serta wisatawan yang memadati kawasan Borobudur, Jumat (29/5/2026), adalah barisan generasi Z (Gen Z) SDN Karanganyar, dengan tema “art education gerabah”, pada Kirab Adat Budaya Nusantara, rangkaian Borobudur Peace & Prosperity Festival (BPF) 2026.
Menggunakan pakaian bergodo warna hitam dengan penutup kepala kas Borobudur, sebanyak 30 siswa generasi Z didampingi 8 guru dari SDN Karanganyar, Kecamatan Borobudur itu, mendapat perhatian serius ribuan mata yang menyaksikan berjajar disepanjang jalan yang dilalui peserta karnaval budaya Nusantara tersebut, mulai strat dari Jalan Medang Kamulan, melewati Jalan Pramudyawardhani, Jalan Balaputradewa, TIC dan finis di kawasan pelataran Candi Pawon.
Panasnya terik matahari, tidak membuat lelah anak-anak SDN Karanganyar tetap semangat untuk tampil sambil berjalan melewati panggung penghormatan, dengan membawa spanduk bertuliskan “Art Education Gerabah” SDN Karanganyar. Kegiatan tersebut, merupakan pertama kalinya dalam keikutsertaan kegiatan budaya tersebut.

Kepala SDN Karanganyar, Borobudur, Suci Ratnawati mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang, karena telah memberikan keprcayaan kepada SDN Karanganyar untuk mengikuti kegiatan BPF 2026. Sebab kegiatan ini, sekaligus menjadi edukasi bagi para siswa generasi Z, terkait kekayaan budaya Nusantara.
“Kegaiatn ini dapat menjadi edukasi bagi anak-anak, sekaligus sarana promosi gerabah sebagai budaya di Magelang, semoga gerabah mampu mendunia. Selain itu, dengan mengikuti kegiatan ini, dapat menumbuhkan rasa percaya diri, semangat dan kreatifitas baik siswa maupun guru. Kedepan SDN Karanganyar dapat mengikuti even lainnya,” ujarnya.
Kemeriahan Kirab Adat Budaya Nusantara, menjadi rangkaian utama Borobudur Peace & Prosperity Festival (BPF) 2026, termasuk menampilkan tarian dan kesenian tradisional, bergodo, pakaian adat, hingga simbol budaya Nusantara.
Beragam kontingen budaya, raja-raja Nusantara, Putri Indonesia Pendidikan Tahun 2025, tokoh adat, hingga seniman hadir dari berbagai daerah untuk menyaksikan kirab adat budaya yang sarat pesan persatuan, harmoni, dan perdamaian.
Siswa SDN Karanganyar, Arimbi mengaku senang bisa ikut kegiatan keluar seoerti ini, dan ikut pawai merupakan pengalaman pertama kalinya, dan bisa bertemu putri Indonesia, serta para pemimpin dan pejabat pemerintah di Kabupaten Magelang. “Kami bangga bisa ikut karnaval budaya berjalan lancar dan menyenangkan,” kenangnya.
Bupati Magelang melalui Plh Sekda Kabupaten Magelang, David Rudianto mengatakan, keberagaman budaya merupakan kekuatan besar bangsa Indonesia dalam membangun perdamaian dan kesejahteraan bersama.
Dengan terselenggaranya Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026. Kehadiran para tokoh budaya, seniman, dan masyarakat adat dari berbagai daerah menjadi simbol kuatnya persatuan bangsa.

Menurutnya, Borobudur bukan hanya warisan budaya dunia, tetapi juga simbol peradaban yang mengajarkan keharmonisan, spiritualitas, dan gotong royong. Melalui kirab budaya, masyarakat diajak kembali menghidupkan nilai-nilai luhur di tengah keberagaman Indonesia.
Ketua Panitia Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026, Jeffrey Yunus SAMM, mengatakan festival tahun ini mengusung tema “Satu Cahaya, Satu Dunia” yang mencerminkan semangat persatuan umat manusia.
“Tema ini merefleksikan bahwa seluruh manusia berbagi satu cahaya dan satu kehidupan yang sama. Dari kesadaran itulah lahir kasih sayang, harmoni, dan harapan membangun dunia yang lebih damai,” kata Jeffrey.
Ia menyebut, BPF 2026 dibangun di atas empat pilar utama, yakni persatuan (persatuan), kerukunan (harmoni), perdamaian (perdamaian), dan kesejahteraan (kemakmuran). Keempat nilai tersebut diharapkan mampu memperkuat toleransi lintas budaya sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
“Budaya bukan sekedar warisan masa lalu, tapi kekuatan untuk membentuk masa depan. Karena itu generasi muda harus ikut menjaga kelestarian budaya Nusantara,” ujarnya. (Ali Subchi)






























































Komentar