83 Orang CPNS Kabupaten Bogor Terima SK PNS

Megapolitan747 Dilihat

INILAHONLINE.COM, CIBINONG – Setelah selama setahun menjadi 83 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bogor yang terdiri dari dokter spesialis, tenaga kesehatan dan tenaga pendidik resmi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Bogor. Penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS diserahkan secara langsung oleh Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti, bertempat di Ruang Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten bogor, pada Kamis (29/3/2018).

Bupati Bogor mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan yang diterim jumlah kebutuhan pegawi Kabupaten Bogor adalah sebanyak 43.822 orang, sementara kondisi faktualnya adalah sebanyak 17.414 orang. Khusu tenaga kesehatan kebutuhannya sebnayk 5.210 orang, sementara pegawai yang ada 1.899 orang, sehingga terdapat kekurangan peagwai sebanyak 3.311 orang.

“Meskipun setiap tahun dilaksanakan pengangkatan pegawai negeri sipil, namun jumlahnya masih belum sebanding dengan kebutuhan Pemerintah Daerah untuk mendukung penyelenggaraan Pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik. Di sisi lain, tuntutan masyarakat semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya daya kritis dan pertumbuhan zaman,”ujarnya.

Ia menegaskan kondisi ini memberikan tantangan bagi seluruh PNS yang ada di Kabupaten Bogor memberikan layanan publik berbudaya prima dengan kualifikasi profesional, baik dalam aspek manajerial, teknis maupun sosikultural. Hal ini berarti, aspek kinerja pegawai harus mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh, sejalan dengan ketentuan sistem dalam manajemen PNS yang juga menekankan aspek kinerja.

“Spirit pengembangan kinerja ini hendaknya tidak hanya didasrkan pada kebutuhan untuk mendaptkan nilai baik dan mengembangkan karier, akan tetapi juga harus sungguh-sungguh didedikasikan untuk memberikan layanan publik terbaik baik masyarakat serta dalam rangka mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik,”tegasnya.

Nurhayanti juga berharap kepada CPNS yang telah menjadi PNS untuk tingkatkan disiplin, dedikasi dan kerjasama dalam bekerja melalui perubahan mindset dari dilayani menjadi melayani, dengan melakukan terobosan-terobosan baru dalam pelayanan publik, sehingga tercipta perabikan pelayanan dengan berpegang pada prinsip memberikan pelayanan dengan hati, sepenuh hati dengan hati-hati dan tidak sesuka hati. (Basir)

banner 521x10

Komentar