oleh

Agridation 2019: Bertani tak Harus Blepotan!

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Luar biasa. Di tengah kian merosotnya lahan pertanian di Tanah Air, mahasiswa millennials IPB University menciptakan terobosan briliant dalam mendongkrak minat generasi Z terhadap sektor pertanian. Mereka diberikan simulasi proses produksi pertanian dan paska panen melalui multimedia, sehingga bertani zaman now tak harus blepotan dan dapat dikerjakan lebih efisien, efektif, dan lebih bersih. Bercocok tanam yang lebih bersih di sini bisa dalam arti fisik tidak bersentuhan langsung dengan tanah dan air, juga dalam arti bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme, lantaran mekanismenya diatur secara terencana, masif dan terstruktur lewat sistem multimedia yang akuntabel.

“Kami juga diajar untuk bisnis yang beretika dengan menggunakan multimedia sebagai sarana dalam berkompetisi. Yang pasti kami wajib menjaga trust (kepercayaan), mengedepankan justice (keadilan), and truth (kebenaran). Dengan begitu pebisnis millennials terhindar dari hasutan hoax (penipuan) yang selama ini sering dijadikan trending topic di masyarakat. Itu kami lakukan di antaranya melalui event Agridation 2019 yang memasuki tahun kedua,” ungkap Asma Namira, Wakil Ketua Pelaksana Agridation 2019 ketika dikonfirmasi di halaman IPB University Baranangsiang, Minggu (13/10/2019).

Mahasiswi semester tiga Program D3 Informatika IPB itu mengaku bangga bisa berkontribusi melambungkan minat generasi muda terhadap jurusan pertanian yang sebelumnya berdasarkan penelitian Guru Besar IPB, minat kawula muda terhadap perguruan tinggi jurusan pertanian mengalami penurunan drastis di seluruh universitas di Indonesia. Hal itu seiring dengan penyusutan lahan petani yang konon merupakan matapencaharian terbesar di Indonesia.

“Saya berharap lahan pertanian itu jangan sampai semakin susut, meskipun ada cara lain di era industri 4.0, seperti pertanian hidroponik dan pembudidayaan ikan secara computerized,” tandas perempuan berhijab berusia 19 tahun itu, kemudian menambahkan, jelang pemberlakuan industri 4.0 pada 2020 dan puncaknya pada 2050, saat ini dibutuhkan promosi yang gencar melalui media massa, termasuk media online yang mengedepankan hasil produk pertanian.

Sementara itu, Seksi Acara Agridation 2019, Kresna Yudha Utama berharap, persepsi generasi millennials terhadap pertanian bisa segera berubah dari bercocok tanam dengan membajak sawah menjadi bertani dengan digitalisasi. “Ini harus dimulai sejak dini diperkenalkan kepada generasi millennials bahwa pertanian digital itu minim biaya, tenaga, dan waktu. Misalnya tanam benih dengan drone, tak harus nyangkul,” kata mahasiswa semester lima Program D3 Ekowisata IPB itu.

Dalam Agridation 2019, jelas Yudha, sekitar 150 mahasiswa dan pelajar SMA se-Bogor diberikan pembekalan melalui seminar pertanian zaman now di Gedung Dinas Pendidikan Kota Bogor, dengan menampilkan dua pembicara muda, yaitu Graha Abdi Pasyaman (CEO & Founder Aku Petani Indonesia) dan Herry Nugraha (CEO & Founder etanee.id). Tema seminar itu “Peranserta Millennials untuk Pertanian Indonesia pada Era Teknologi 4.0”.

“Pak Graha memberi bekal kaum millennials seputar bisnis pertanian di era digital, sedangkan Pak Herry membekali mereka tentang proses produksi hingga paska panen di era pertanian 4.0. Selain itu juga ada workshop khusus tentang bisnis Kopi Cibulao dari Mas Andika,” jelas Yudha.

Tarmidi, Division of Science and Technology Park IPB University, dan Staf Promosinya, Annisa Nurul Koesmarini menyambut gembira atas peranserta mahasiswa lima Hima Vokasi dalam meningkatkan semangat berwirausaha di era digital yang sangat kompetitif saat ini. “Kami menanti pebisnis individu maupun lembaga, seperti ibu-ibu istri wartawan yang tergabung dalam PWI Kota Bogor untuk bekerjasama mengembangkan UMKM,” ungkap Annisa, kemudian diamini oleh tarmidi. “Kami selalu welcome.”

Setelah seminar berlangsung pesertanya memperpleh sertifikat dan terus dimonitor, sehingga diharapkan memperoleh masukan lebih lanjut tentang bisnis pertanian di era bisnis 4.0. Dalam kaitan itu lima Hima Vokasi: Pangan dan Gizi; Lingkungan, Kimia Analis, dan Ekowisata; Pertanian; Micro IT; Akuntansi, Management Agri Bisnis, Management Industri dan Pengolahan Pertanian Masyarakat bekerjasama dengan Incubie membuka stand-stand pada pameran bisnis di acara Agridation 2019. Selain itu juga ada stand Dinas Pertanian Kota Bogor, Litbang dan stand produk-produk hasil praktikum mahasiswa. Pada kesempatan itu juga diadakan lomba mewarnai untuk TK, serta lomba Fotografi dan Poster untuk mahasiswa.

(Cheyne Amandha Miranda)

Komentar