oleh

Alumni AKABRI 98 Nawahasta Gelar Serbuan Vaksinasi di Kota Bogor

INILAHONLINE.COM, BOGOR — Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama pimpinan Forkopimda Kota Bogor meninjau pelaksanaan Serbuan Vaksinasi dan Bakti Sosial Nusantara AKABRI 98 Nawahasta di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor, Selasa (21/9/2021).

Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua dengan melibatkan Polda, Kodam, Lanud dan Lanal.

Di Kota Bogor, pelaksanaan serbuan vaksinasi alumni AKABRI 98 Nawahasta bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Polresta Bogor Kota.

Hadir pimpinan Forkopimda Kota Bogor, Danrem 061 Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan dan Perwakilan alumni AKABRI 98, Kolonel Penerbang Sigit Gatot Prasetyo sekaligus sebagai Ajudan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin serta Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto.

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual menyampaikan apresiasinya secara virtual dari Tangerang, Banten.

Kepada semua, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasinya.

Panglima TNI mengatakan, serbuan vaksinasi ini sangat baik dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi. Kurang lebih ada ada 100 ribu vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk didalamnya pembagian masker, bantuan oksigen isi ulang dan sembako bagi masyarakat yang terdampak.

“Mudah-mudahan apa yang dilaksanakan dari alumni AKABRI 98 bisa terus meningkatkan laju vaksinasi, sesuai dengan target yang kita inginkan dan terus memberikan satu motivasi untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan,” kata Panglima TNI.

Dirinya juga berharap AKABRI 98 membantu dalam melaksanakan tracing dan testing untuk terus mempertahankan positivity rate yang saat ini di bawah 5 persen, sehingga akan terus turun sampai dengan yang diharapkan, termasuk dengan angka reproduksi efektif dibawa satu.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan, serbuan vaksinasi ini merupakan bentuk wujud sinergitas dan soliditas dari TNI-Polri dalam upaya melaksanakan strategi untuk mengatasi laju pertumbuhan Covid-19. Sebagaimana diketahui, bahwa sampai saat ini pemerintah terus melakukan upaya-upaya untuk menekan laju pertumbuhan Covid-19.

“Alhamdulillah sampai dengan hari ini angka laju pertumbuhan Covid-19 perlahan-lahan sudah mulai bisa dikendalikan dan kasus harian per 20 September 2021 sudah masuk di angka 1.900 dan angka BOR masuk di angka 11 persen, ini patut disyukuri jika dibandingkan dengan kondisi pertengah Juli 2021 kita pernah mencapai angka positif harian 56 ribu kasus aktif harian dan BOR diatas 90 persen,” katanya.

“Ini berkat kerja keras dari seluruh stakeholder TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan seluruh pemerintah daerah serta seluruh masyarakat yang terkait,” kata Kapolri.

Selain tetap menerapkan 3 T dan 5 M, salah satu yang paling utama adalah melakukan vaksinasi nasional yang menurut Kapolri menjadi salah satu kunci untuk bisa keluar dari situasi pandemi covid-19. Vaksinasi nasional saat ini baru mencapai 35 persen.

Kapolri menambahkan, penurunan level PPKM yang tentunya akan terjadinya peningkatan aktivitas kegiatan masyarakat dan secara perlahan bisa meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi. Kepada semua Kapolri mengingatkan terkait laju pertumbuhan Covid-19 agar tidak muncul dan tidak meningkat lagi.

“Harus selalu kita ingatkan penerapan secara ketat protokol kesehatan, menggunakan masker, selalu dilaksanakan semua lapisan. Kegiatan 3 T terus ditingkatkan, vaksinasi harus terus di masifkan. Jika pengawasan dan penegakkan prokes serta percepatan vaksinasi tidak dilakukan, maka akan terjadi klaster-klaster baru yang tidak diinginkan,” tegas Kapolri.

Perwakilan alumni Akabri 98, Kolonel Penerbang Sigit Gatot Prasetyo menyampaikan, serbuan vaksinasi menjadi kontribusi alumni AKABRI 98 Nawahasta dalam menyukseskan program pemerintah mengentaskan pandemi Covid- 19.

“Ini menjadi kewajiban bagi kami, khususnya kami yang sinergi dengan pemda dan polri dan seluruh jajaran masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi nasional dengan target 3.000 vaksin dan bantuan sosial sebanyak 1.500 paket bagi warga Kota Bogor,” jelasnya.

Pihaknya akan terus berupaya bersinergi dan mendukung program pemerintah untuk dapat menekan dampak pandemi Covid-19.

“Semoga masyarakat tetap mematuhi prokes dan arahan pimpinan kita, baik pusat maupun daerah,” katanya.(Cheyne Amandha Miranda).

Komentar