oleh

Batang Bakal Punya Wahana Olahraga Air Jet Ski

INILAHONLINE.COM, BATANG

Pemerintah Kabupaten Batang tengah mempersiapkan wahana jet ski menjadi destinasi guna menjadi daya tarik wisatawan. Terutama wisatawan di objek wisata Pantai Sigandu dan Dolphin Center.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Batang, Wahyu Budi Santoso mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan jet ski menjadi salah satu destinasi wisata. Antara lain dengan melalui kerja sama dengan komunitas di Batang dan Semarang. “Kita berusaha menjadikan jet ski ini alternatif suguhan wisata yang ada di Batang. Kita sudah punya banana boat dan paralayar untuk daya tarik pariwisata,” kata Wahyu di Pantai Sigandu Batang, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, diskusi dengan komunitas dan berbagai pihak sangat penting. Tujuannya, agar keamanan dan kenyamanan pengguna juga terjamin. “Kami akan dukung program pak Bupati Wihaji ini dan akan dipromosikan besar-besaran untuk Pantai Sigandu dan Ujungnegoro karena aksesnya mudah serta dekat dengan Dolphin Center yang bisa berkolaborasi,” paparnya.

Ia menambahkan, pantai lain yang dapat direkomendasikan adalah Pantai Jodo karena aksesnya mudah dan berdekatan dengan KIT Batang. “Saya yakin ke depan pangsa pasar untuk jet ski di sana juga akan berkembang sama pesatnya di Dolphin Center,” tandasnya.

Wisatawan yang ingin menikmati ombakdengan lebih santai, lanjutnya, juga bisa menaiki banana boat. Karena mereka cukup merogoh kocek Rp25 ribu. Sedangkan bagi yang ingin menantang adrenalin bisa menaiki jet ski dengan biaya Rp500 ribu per jam.

Sementara, Bupati Batang Wihaji merekomendasikan jet ski menjadi paket wisata terbaru, karena kondisi ombak di Pantai Sigandu yang tak terlalu besar. Sehingga, bisa mendukung keberadaan fasilitas jet ski.

“Jet ski itu yang penting ombaknya tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Dan ini merupakan bagian dari fasilitas di objek wisata Pantai Sigandu maupun daya tarik Dolphin Center,” kata Wihaji usai mencoba fasilitas jet ski di Pantai Sigandu.

Ke depan, tambahnya, perizinan akan segera dibuat, sehingga nantinya wisatawan bisa aman atau terlindungi saat berselancar di tengah ombak Pantai Sigandu.
“Kalau memang suka ke tengah ya tidak apa-apa, sambil mancing dan mendengarkan musik,” pungkasnya.(Suparman)

Komentar