oleh

Bincang Seru Mengenalkan Konsep SDGs Ke Millenial Bersama Pakar

INILAHONLINE.COM, DENPASAR-BALI

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDGs berisi 17 Tujuan dan 169 Target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030.

Untuk mengenalkan konsep SDGs ke generasi millenial Turun Tangan Regional Bali mengadakan Sharing Online#9 bertema “Kontribusi Pemuda Dalam Mewujudkan Suistainable Development Goals (SDGs) pada hari Minggu (4/10/2020) pukul 20.00 wita via aplikasi Google Meet.

Komunitas Turun Tangan Bali mengundang Zulfikar Dinar Wahidayat Putra (Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota UGM/Eks-Innovation Officer UNDP Indonesia). Dalam kegiatan ini sharing online dimoderatori oleh Syifa Nisaburi dari Turun Tangan Bali. Peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 200 orang dengan latar belakang mahasiswa, pelajar dan profesional.

Diawal diskusi pemateri memutarkan video tentang penduduk dibawah garis kemiskinan di belahan benua Afrika yang terpaksa membuat hajatnya menggunakan plastik dan membuangnya ke segala tempat akibat tidak memiliki kakus. Selain itu peserta ditayangkan sekelompok penduduk yang harus menyantap daging sisa yang dibuang di tempat pembuangan sampah akibat kemiskinan.

Para peserta diajak untuk bisa berpartisipasi bahwa konsep SDGs bukan hanya tanggung jawab pemerintah namun pemuda sebagai generasi millenial bisa aktif berperan di lingkungannya masing-masing.

“Pemuda harus aktif dalam berkegiatan sosial untuk mendukung SDGs. Konsistensi kita untuk selalu mengelola inisiatif dan ide. Saat ini sangat tidak mudah mengajak kegiatan sosial karena bukan sebuah rutinitas” ungkapnya.

 

“Tantangan tersebut meliputi data,data,kualitas indikator, integrasi ke kebijakan pembangunan,fragmentasi manajemen kewilayahan,political Will, kapasitas personil pemerintahdan aksi-aksi konkret” terangnya.

Diakhir materi pembicara mengajak seluruh millenial agar berpartisipasi dalam SDGs “Menggaungkan SDGs haruslah dengan pendekatan yang menarik.Generasi millenial lebih menyukai sesuatu yang mereka anggap seru contohnya bisa menggunakan aplikasi tiktok dalam mempromosikan kampanye hijau” tandasnya.

Sharing Online#9 ditutup dengan sesi tanya jawab yang tak kalah seru. Perbedaan dengan sharing online sebelumnya yang menggunakan whatsaap group terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang didominasi oleh peserta begitu kritis. Bahkan ada peserta yang meminta tambahan waktu untuk bertanya ke narasumber.

Semua peserta begitu puas dengan paparan yang disampaikan narasumber. Seluruh peserta yang hadir pun mendapatkan materi untuk bisa mereka baca dan aplikasikan untuk diterapkan di komunitas masing-masing. (Herdian Armandhani)

Komentar