oleh

BNN Jateng Musnahkan Sabu-sabu dan Ganja Sintetis

INILAHONLINE.COM, SEMARANG — Badan Nasional Narkotika Provinsi Jateng kembali gelar musnahkan barang bukti jenis sabu dan ganja sintetis, hasil pengungkapan kasus jaringan Banyumas, Ambarawa, Jepara dan Pati.

Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Drs Purwo Caroko. MSi mengatakan, sabu yang di musnahkan sebanyak 370 gram, dan ganja sintetis 230 gram. “Hanya dari jumlah tersebut sisanya di sisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian di persidangan,” ungkapnya dalam konpers dengan awak media di kantornya, Selasa (25/5/2021).

Dijelaskan, pemusnahan barang bukti itu dari kasus yang berhasil diungkap Tim BNN Jateng yang menangkap Deni alias Bakso warga Jepara, Rosid warga Jepara dan Andi Suriyono warga binaan LP Kedungpane Semarang.

” Dari mereka petugas mengamankan dengan barang bukti 27 gram sabu,1 timbangan digital dan2 buah sepada motor. Minggu (28/3/2021).”

Menurut Purwo, BNNP Jateng dan BNNK Banyumas berhasil mengamankan Ita Novitasari alias Oviee warga Banyumas, Sutiono Dino Pamungkas alias Dino warga Banyumas. Serta Sefrian alias Dampleng warga Banyumas barang bukti 233 gram ganja sintetis. Rabu (07/04/2021).

“Dengan sinergi dan kerja sama antara petugas, akhirnya berhasil membekuk barang haram tersebut,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, petugas menangkap Aviv Imron warga Jepara, Misbachul Rojikin alias Kadal warga Jepara serta Zainur Rohmad alias Campling warga Binaan Lapas Semarang. Dengan barang bukti 200 gram sabu dan 1 buah mobil.

Sementara itu, Arik Setyawan warga Jepara dan Trinatan Fendi Wilis alias Pendol warga Pati. Serta Dedi Lukman alias Monyos warga Binaan Lapas Pati. Dengan barang bukti 150 gram sabu, 2 timbangan digital dan 2 buah sepeda motor. Selasa (04/05/2021).

“Pengungkapan kasus di wilayah-wilayah tersebut, merupakan hasil operasi bersama. Antara lain BNN Prov Jateng, BNN Kab. Banyumas, LP Semarang dan LP Pati,” jelasnya.

Menurut dia, kerjasama ini merupakan bentuk sinergitas aparat penegak hukum di wilayah Jateng. Selain itu, adanya peran serta aktif dari masyarakat dalam melaporkan adanya dugaan tindak pidana narkotika. ” Jadi peran masyarakat sangat mendukung program pemerintah untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” jelas Brigjen Pol Drs Purwo Caroko M.Si.

Pemusnahan barang bukti di hadiri Kejaksaan Negeri Banyumas, Kejaksaan Negeri Jepara, Kejaksaan Negeri Pati. Serta Kejaksaan Negeri Kab. Semarang, Kejaksaan Negeri Kota Semarang dan Dir Narkoba Polda Jateng. Pemusnahan di laksanakan di halaman kantor BNN Provinsi Jateng.(Suparman)

Komentar