BNNP Jateng Petakan Daerah Rawan Narkoba di Kota Semarang

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Guna mempersempit para pengguna narkoba Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah tahun ini, memetakan kelurahan rawan narkoba di wilayah Kota Semarang dan hasilnya tercatat mencapai 11 kelurahan.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah Brigjen Pol Muhhamad Nur mengatakan, pemetaan dalam tahun ini masih sekitar 11 kelurahan rawan narkoba di Kota Semarang.

“Kami petakan hingga sekarang ini, masih ada sekitar 11 kelurahan rawan narkoba di Kota Semarang,” ujarnya saat peluncuran Program Kampung Bersih Narkoba (Bersinar) di Ruang Lokakrida, Gedung Moch Ihsan, Jumat (22/3/2019).

Menurutnya, Kota Semarang saat ini berada di peringkat kedua setelah Surakarta terkait penyalahgunaan narkoba. Bahkan narkoba tidak hanya menyasar orang dewasa dan remaja, tapi sudah menyasar kalangan anak SD dan SMP.

“Semarang merupakan wilayah strategis letaknya untuk peredaran narkoba. Ada bandara, pelabuhan, perguruan tinggi, dan kawasan industri yang potensial untuk peredaran narkoba hingga masuk ke kampung-kampung, terutama yang memiliki angka kriminalitas tinggi dan ekonomi rendah,” tuturnya.

Dalam kondisi ini, lanjutnya, dibutuhkan penanganan ekstra untuk mengatasi persoalan narkoba secara komprehensif, yang melibatkan para masyarakat di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

”Jika dilihat perkembangan cukup memprihatinkan karena pravelensi angka penyalahgunaan narkoba pada 2017 di Jateng mencapai 1,16% atau sekitar 310.105 jiwa, sehingga sangat mengkhawatirkan. Pada 2019 ini diprediksi akan meningkat menjadi 2%,”katanya.

(Suparman)

banner 521x10

Komentar