Bupati Bogor Siap Dorong Penguatan Pelestarian Kawasan Hutan Gunung Sanggabuana dan Puncak

Berita, Megapolitan274 Dilihat

INILAHONLINE.COM, CIBINONG — Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyatakan komitmennya dalam memperkuat upaya pelestarian kawasan hutan di Gunung Sanggabuana dan Puncak, yang dinilai sebagai kawasan hulu strategis sekaligus habitat penting satwa langka. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, di Ruang Sukarno–Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Rabu (9/7/2025).

Didampingi Sekretaris Daerah dan jajaran Pemkab Bogor, Rudy menegaskan bahwa pelestarian hutan harus menjadi visi besar lintas sektor, sebagai upaya menjaga keseimbangan ekologi dan ketahanan lingkungan jangka panjang.

“Pelestarian hutan bukan sekadar soal anggaran, tetapi merupakan bagian dari visi besar pembangunan lingkungan yang berkelanjutan. Kami ingin meninggalkan sebuah warisan, berupa hutan yang tetap lestari dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Rudy Susmanto.

Gunung Sanggabuana yang membentang di Kabupaten Bogor, Karawang, Purwakarta, dan Cianjur dikenal sebagai kawasan penyangga sistem hidrologi yang penting. Wilayah ini juga masih menjadi rumah bagi satwa langka seperti macan tutul Jawa (Panthera pardus melas), menandakan nilai konservasi kawasan tersebut sangat tinggi.

Pemkab Bogor menyatakan siap berkolaborasi dalam proses pengelolaan, pemulihan, dan pengusulan perubahan status kawasan menjadi kawasan konservasi atau hutan lindung permanen, khususnya di wilayah Jonggol dan sekitarnya.

Rudy juga menyoroti pentingnya rehabilitasi kawasan hutan di Puncak, meski dihadapkan pada tantangan status kepemilikan lahan. Ia menyatakan kesiapan Pemkab Bogor jika ada lahan yang bisa dikelola bersama untuk ditanami kembali sebagai hutan ekologis.

“Kabupaten Bogor siap menjadi pionir dalam pelestarian kawasan hulu strategis, menjadikan Gunung Sanggabuana dan Puncak sebagai simbol ketahanan lingkungan dan warisan peradaban masa depan,” tegas Rudy.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana menjelaskan bahwa status kawasan Gunung Sanggabuana saat ini masih beragam, terdiri dari hutan produksi, hutan lindung, dan wilayah kelola KLHK. Pihaknya kini tengah memproses usulan perubahan status menjadi kawasan konservasi.

“Kami sangat terkejut sekaligus optimistis ketika menemukan jejak satwa liar seperti macan tutul di kawasan ini. Ini menunjukkan urgensi dan pentingnya segera meningkatkan status perlindungan kawasan,” kata Dodit.

Ia berharap Pemkab Bogor dapat mendukung secara teknis dan administratif dalam tim terpadu yang dibentuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, guna mempercepat proses penetapan status kawasan hutan.

“Kehadiran langsung Bupati Bogor dalam audiensi ini menjadi bukti nyata dukungan daerah terhadap konservasi strategis,” tambahnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor yang kuat, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya dalam menjaga ekosistem hutan sebagai pilar penting pembangunan berkelanjutan di Bumi Tegar Beriman. (KBL/PH)

banner 521x10

Komentar