oleh

Bupati Subang Lantik 881 Kepala Sekolah, H. Ruhimat : Jika ada ASN yang melakukan pungli dalam pelantikan akan dipecat

INILAHONLINE.COM, SUBANG

Bupati H.Ruhimat melantik sebanyak 881 kepala sekolah Satuan Pendidikan Formal dari jenjang TK, SD, dan SMP dan Kepala Sekolah Satuan Pendidikan Non Formal di lingkungan Pemkab Subang, bertempat di GOR Gotong Royong Lapang Bintang, Subang, Senin (15/7/2019). Ratusan kepala sekolah itu terdiri dari 2 Kepala TK, 79 kepala SMP dan 800 kepala SD se-Kabupaten Subang.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Agus Maskur Rosyadi, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H.E. Kusdinar, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Hj. Nina Herlina dan Kepala Irda Cecep Supriatin, para Kepala Sekolah Satuan Pendidikan Formal dan Non Formal dan Guru serta tamu undangan lainnya

Bupati Subang H.Ruhimat dalam sambutannya menyampaikan kepada mereka yang telah dilantik supaya siap bersedia bekerja dan ditugaskan di manapun. “Sebab rotasi jabatan kepala sekolah merupakan sistem yang sesuai dengan regulasi,” jelas Ruhimat.

Regulasi, lanjut dia, tidaklah bisa dihindari. Semua mesti dipatuhi dan harus dikerjakan sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Oleh karena itu, Ruhimat berharap, ditempatkan di manapun, kepala sekolah harus bisa mensyukurinya, dan tetap bekerja dengan maksimal.

”Sebab, tidak semua orang bisa mendapatkan kepercayaan ini. Bahkan, untuk mendapatkan kepercayaan ini (jabatan kepala sekolah) harus melalui seleksi tertentu. Tidak simsalabim. Ada prosesnya,” ungkapnya.

Ruhimat juga menyampaikan bahwa pelaksanaan pelantikan kepala sekolah tidak dipungut biaya sepeser pun, dan pelaksanaan kegiatan pelantikan sudah dibiayai dari anggaran makan dan minuman (Mamin) di kantor Dinas Pendidikan.

Ruhimat pun menghimbau kepada para Kepala Sekolah yang dilantik, jika ada oknum yang memungut uang untuk mengurus kenaikan pangkat atau golongan atau untuk rotasi mutasi jabatan, laporkan langsung ke Saber Pungli karena pihaknya sudah mengadakan kerja sama dengan Saber Pungli atau kepada saya akan saya pecat langsung jika yang bersangkutan ASN.

“Dan jika memang ditemukan oknum yang meminta atau memberi sesuatu barang atau uang kepada siapapun dalam pelaksanaan pelantikan ini, laporkan kepada saya akan saya pecat langsung jika ASN,” ujar Ruhimat dengan nada tinggi.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang Drs H.E. Kusdinar seusai acara pelantikan membeberkan, bila Pengangkatan dan pemberhentian PNS dalam Jabatan Kepala Sekolah pada Satuan Pendidikan Formal dan Non Formal telah sesuai dengan adanya perubahan Permendikbud Nomor 28 diganti dengan Peremndikbud Nomor 6/2018, yaitu guru yang mendapat tugas tambahan mengajar menjadi kepala sekolah, sekarang diangkat menjadi kepala sekolah tanpa mendapat tugas tambahan mengajar.

Terkait adanya isu bahwa setiap kepala sekolah diminta uang itu tidak benar, “ Bahkan saya telah mengedarkan himbauan kepada seluruh Korwil melalu WA, bahwa tidak dibenarkan siapapun memungut uang untuk biaya pelantikan karena sudah ada anggaran di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari anggaran peruntukan Mamin,” ujar Kusdinar.

Terkait banyaknya kepala sekolah yang merasa kecewa akibat dimutasikan ke tempat yang lebih jauh dan kurang berkualitas, menurut Kusdinar, seharusnya tidak perlu diributkan. Bagi kepala sekolah yang dirotasi tidak perlu kecewa, karena itu memang sengaja dilakukan untuk pemerataan kualitas. Seperti halnya Kepala Sekolah SMPN 1 Cijambe yang dirotasi ke SMPN 3 Cipungara supaya SMPN Cipunagara lebih berhasil seperti SMPN 1 Cijambe yang dipimpinnya.

(Abdulah)

Komentar