INILAHONLINE.COM, BOGOR – Pelaksanaan imunisasi anak di Kota Bogor, sebagai upaya mencegah penularan polio. Pasalnya, ada penemuan kasus anak terjangkit polio di Purwakarta pada Maret 2023, membuat Provinsi Jawa Barat berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB). Terkait KLB tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggelar Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN).
Sekretaris Dinkes Kota Bogor, dr Erna Nuraena mengatakan, Sub Pin merupakan pemberian vaksinasi polio pada seluruh anak berusia 0-59 bulan tanpa melihat status imunisasi. “Walaupun si anak sudah diimunisasi polio tetap akan diimunisasi lagi. Untuk memastikan seluruh telah anak mendapat imunisasi,” terang dia kepada media, Jumat (31/3/2023).
Menurut Erna, Sub Pin akan berlangsung sebanyak dua kali. Tahap pertama akan berlangsung pada 3-9 April 2023. Sementara tahap kedua diperkirakan dimulai pada 15 Mein2023. Imunisasi ini akan digelar di 981 Posyandu, 96 PAUD, Puskesmas, dan Rumah Sakit yang ada di Kota Bogor.
“Imunisasi ini wajib diikuti seluruh balita yang ada di Kota Bogor, karena penyakit polio bisa menyebabkan kelumpuhan permanen pada anak. Hingga saat ini belum ada obat definitif yang dapat mematikan virus polio,” ujarnya.
Erna juga mengatakan, anak yang bisa diselamatkan pun akan mengalami kecacatan seumur hidup. Hal ini akan berdampak pada sisi produktivitas dan sebagainya. Penyakit ini hanya bisa dicegah dengan imunisasi, maka dirinya berharap, agar seluruh orang tua dapat memahami pentingnya imunisasi karena dapat melindungi anaknya dari virus polio.
“Ada 849.483 balita di Kota Bogor yang harus divaksinasi. Pihaknya menargetkan memperoleh vaksinasi hingga 95 persen. Untuk memaksimalkan hal tersebut Dinkes juga akan menggelar sweeping ke rumah-rumah selama 5 hari pasca Sub Pin,” ungkap Erna.
Erna menambahkan, pihaknya menerjunkan 567 tenaga kesehatan, 3195 kader, supervisor di level Puskesmas dan Posyandu untuk mensukseskan Sub Pin. “Kami juga meminta dukungan dari Camat, Lurah, RW, RT, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk meyakinkan masyarakat pentingnya imunisasi polio sehingga anak-anak di kota ini bisa bebas polio,” pungkasnya. (Ian Lukito)





























































Komentar