oleh

Cegah Penyebaran COVID-19 saat Tahun Baru, Ini Pesan Ketua Korpma GPII

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Tahun Baru hanya tinggal menghitung jam, dan perayaannya pun selalu meriah tapi harus diingat bahwa bahaya COVID-19 masih tetap mengintai. Hal ini pun berkaitan dengan penyebaran COVID-19 yang setiap hari semakin melonjak.

Saat ini COVID-19 masih belum hilang. Tentu, hal itu berdampak pada perayaan tahun baru yang berbeda karena masih dalam masa pandemi.

Dalam masa pandemi COVID-19, pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk menerapkan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Pandemi memaksa seseorang untuk sebiasa mungkin tetap di rumah.

Hal ini pun menjadi sorotan Husni Hasan (Ketua Korpma GPII) yang berpesan kepada seluruh masyarakat bahwa COVID-19 harus kita lawan bersama, dalam momentum Perayaan Tahun Baru agar tepat merayakan dirumah saja.

“Tahun Baru ini berbeda dengan Tahun-tahun sebelumnya, karena Tahun 2020 kita dilanda musibah berupa virus, saya ingatkan kepada seluruh elemen masyarakat agar merayakan Tahun Baru ini dirumah saja, hanya itu yang bisa kita lakukan agan penyebaran COVID-19 ini dapat diminimalisir” ujar Idam (Ketua Korpma GPII) sapaan akrabnya.

Liburan aman di rumah saja di tengah kewaspadaan terhadap penularan virus COVID-19 penting diperhatikan. Apalagi dampak mobilitas dari libur panjang sebelumnya terjadi peningkatan kasus positif COVID-19 dalam 2 sampai 4 pekan kemudian setelah liburan.

“Kita harus menjadi garda terdepan dalam meminimalisir penyebaran COVID-19, banyak hal yang bisa dilakukan saat perayaan Tahun Baru dirumah saja, misalnya kita merayakan pesta kecil-kecilan dengan anggota seisi rumah tanpa harus mengundang tetangga, ada lagi menonton film, atau bermain game online dan masih banyak hal-hal positif saat perayaan Tahun Baru dirumah saja, dan secara tidak langsung kita berkontribusi dalam mengurangi penyebaran viris COVID-19”  Tambahnya, saat ditemu di markas GPII Menteng Raya 58.

“Lebih baik di rumah saja. Liburan aman dan nyaman tanpa harus jalan-jalan yang menimbulkan potensi penularan,” tutupnya. (ian Lukito)

Komentar