Cek Posko di Kota Semarang, Aparat Diminta Tegas Terhadap Masyarakat

Berita, Jawa Tengah509 Dilihat

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Ganjar juga menyempatkan diri mengunjungi posko pemantauan yang ada di perbatasan Kota Semarang. Dua posko ia kunjungi, yakni di Jalan Ahmad Yani Semarang dan di Jalan Brigjen Katamso Pedurungan Kota Semarang.

Kepada petugas Satpol PP, polisi dan TNI, Ganjar meminta mereka agar bertindak tegas. Apabila saat patroli melihat ada kerumunan di warung-warung, rumah makan atau kafe yang tidak mempedulikan jaga jarak dan tidak memakai masker, Ganjar meminta menindak tegas untuk membubarkan.

 

“Kalau mereka ngumpul jarak kurang dari satu meter bubarkan saja. Kalau itu ada di toko, warung makan, yang punya ditanya bisa ngatur tidak. Kalau tidak bisa langsung catet, kalau mereka tidak mau ngatur, langsung kasih peringatan besok ditutup,” tegasnya.

Aparat gabungan tersebut diminta Ganjar untuk rutin patroli. Sambil membawa pengeras suara, aparat diminta keliling sampai ke pelosok-pelosok kampung.

“Dirutinkan saja, biar ada gregetnya. Saya minta seminggu ini teman-teman makin keras, karena saya lihat banyak yang belum taat. Biar ada efek kejutnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Posko PKM Pedurungan, AKP Nengah mengatakan, posko tersebut merupakan gabungan posko ketupat candi 2020, posko penanganan covid-19 dan posko PKM. Kegiatan yang dilakukan adalah penyekatan dan pengecekan masyarakat khususnya dari luar kota Semarang mulai pukul 07.00 sampai 20.00 WIB.

“Kami memastikan masyarakat yang melintas memakai masker dan melakukan pengecekan suhu tubuh. Kalau ada masyarakat yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius, kami larang masuk dan kami kembalikan ke daerah asal. Hari ini sudah ada 15 orang yang kami larang masuk karena suhunya di atas 38 derajat,” kata Neenah.

(Suparman)

banner 521x10

Komentar