oleh

CSIRT Jabar Jadi Pilot Projek

INILAHONLINE.COM, BANDUNG

Provinsi Jawa Barat ditunjuk oleh pemerintah sebagai Pilot Projek Computer Security Incident Response Team (CSIRT) 2020, berdasarakan Surat Kepala BSSN No.FB.293/KASA-BSSN/12/2019 tertanggal 27 Desember 2019.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, Setiaji mengatakan, Provinsi Jawa Barat terpilih sebagai target RKP Prioritas Nasional Pembentukan CSIRT tahun 2020 berdasarakan hasil pengukuhan tingkat maturitas penanganan insiden keamanan siber.

“Pembentukan Jabar CSIRT juga diperkuat dengan Keputusan Gubernur Jabar No.048.05/Kep.280-Diskominfo/2020 tentang Tim Tanggap Insiden Keamanan Komputer Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat serta Surat kepala Diskominfo Jabar No.048.05/875/PKAMI Hal Penetapan Tim CSIRT Perangkat Daerah,” ucapnya.

Menurut Setiaji, agen penanganan insiden pada perangkat daerah merupakan pengelola teknologi informasi dan komunikasi dari seluruh perangkat daerah Provinsi Jawa Barat.

“Tugas agen penanganan insiden sebagai penanganan insiden pada perangkat daerah dan membuat laporan penanganan insiden secara berkala,” ujarnya.

Setiaji menjelaskan, tujuan dari JabarProv-CSIRT, yaitu membangun, mengkoordinasikan, mengkolaborasikan dan pengoperasionalkan sistem mitigasi, managemen krisis, penanggulangan dan pemulihan terhadap insiden keamanan siber pada lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“JabarProv-CSIRT juga bertujuan membangun kerjasama dalam rangka penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber di lingkungan Pemprov Jabar dan membangun kapasitas sumber daya penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber di lingkungan Pemprov Jabar,” imbuhnya.

Adapun layanan JabarProv-CSIRT terbagi menjadi 3 layanan yaitu Layanan Reaktif, merupakan layanan utama dan bersifat prioritas: masing-masing 1.Layanan pemberian peringatan terkait dengan laporan insiden siber, 2.Layanan penanggulangan dan pemulihan insiden, 3.Layanan penanganan kerawanan dan 3.Layanan Penanganan artifak.

Layanan Proaktif, merupakan layanan secara aktif membangun kapasitas sumber daya keamanan siber melalui kegiatan, pemberitahuan hasil pengamatan terkait dengan ancaman baru, layanan security assessment dan layanan security audit.

Layanan Peningkatan Kesiapan Penanganan Siber berupa, konsultasi terkait kesiapanan penanggulangan dan pemulihan insiden, pembangunan kesadaran dan kepedulian terhadap keamanan siber dan pembinaan terkait kesiapan penanggulangan dan pemulihan insiden.

Sedangkan untuk laporan insiden keamanan siber dibagi menjadi dua, masing-masing, laporan insiden keamanan siber bagi Perangkat Daerah dapat melalui aplikasi servicedesk portal servicedesk.jabarprov.go.id dan bukti insiden berupa foto atau screenshoot atau log file yang ditemukan, dan laporan insiden keamanan siber bagi non Perangkat Daerah dapat dikirimkan ke csirt@jabarprov.go,id dengan melampirkan sekurang-kurangnya foto/scan kartu identitas atau bukti insiden berupa foto atau screenshoot atau log file yang ditemukan. (Hilda)

Komentar