INILAHONLINE.COM, SEMARANG
Pembangunan fisik gedung baru DPRD Jateng, segera mulai dikerjakan yang diawali dengan merobohkan bangunan kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jateng lama yang akan dijadikan lokasi gedung berlantai 11 tersebut.
Sejumlah pekerja mulai membongkar bagian dalam bangunan empat lantai kantor BPKAD Jateng yang berada di kompleks kantor Gubernuran Jateng di Jalan Pahlawan, Kota Semarang.
Di bekas kantor BPKAD tersebut bakal akan dibangun gedung baru DPRD Jateng setinggi 11 lantai dengan anggaran senilai Rp139 miliar. Bahkan sebelumnya maket gedung baru dewan itu sudah disosialisasikan dan dipajang di loby gedung DPRD Jateng lama di Jalan Pahlawan Kota Semarang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya Jateng, AR Hanung Triyono mengatakan, sebelum dimulai pembangunan gedung baru DPRD Jateng dilakukan proses penghapusan aset gedung BPKAD Jateng.
“Setelah penghapusan gedung BPKAD rampung, dilanjutkan seleksi konsultan manajemen konstruksi,” ujarnya, Rabu (19/2.2020).
Menurut Hanung yang juga selaku pengguna anggaran pembangunan gedung baru DPRD Jateng menuturkan, proses selanjutnya adalah prakualifikasi dan tender konstruksi yang akan dilakukan pada 2020.
“Pembangunan gedung baru DPRD Jateng multinyears dimulai 2020,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPKAD Jateng Sumarno perbah mengatakan pembangunan gedung baru DPRD Jateng direncanakan sekitar April 2020. Dalam proyek pembangunan pada 2020 telah dianggarkan senilia Rp 37 miliar untuk pembangunan gedung baru dewan dari total biaya pembangunan senilai Rp139 miliar.

Konsep gedung baru DPRD Jateng, lanjutnya, sesuai dengan arahan Gubernur Jateng adalah terbuka, go green yang ramah terhadap lingkungan.
“Pembangunan gedung baru DPRD Jateng direncanakan 11 lantai. Tujuh lantai digunakan untuk anggota dewan, sedangkan empat lantai lainnya digunakan untuk kantor BPKAD,” ujarnya.
Selama proses pembangunan gedung tersebut kantor BPKAD Jateng untuk sementara dipindahkan ke Gedung Wanita di Jalan Sriwijaya Semarang.
Sekretaris DPRD Jateng Urip Sihabudin menuturkan setiap anggotan dewan berjumlah 120 orang, akan mendapatkan ruang kerja sendiri-sendiri. Namun untuk anggota baru ini bisa mempunyai ruangan tersendiri yang dibantu dengan seorang staf.
“Tidak seperti sekarang tidak ada ruangan untuk anggota dewan,” tuturnya.
(Suparman)





























































Komentar