INILAHONLINE.COM, BOGOR– Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Bogor jalin kerjasama publikasi kinerja dengan sejumlah media. Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kota Bogor, Farida bersama Kabid Kesehatan Masyarakat, dr. Siti Robiah Mubarokah dan Kasi Promosi Kesehatan Dinas Keshatan (Dinkes) Kota Bogor, Erni Yuniarti untuk mewakili Kepala Dinas yang berhalangan hadir, dikarenakan ada tugas lain diluar kantor.

“Kerjasama ini untuk memberikan opini publik yang positif terkait langkah dan kinerja lembaga yang melayani kesehatan masyarakat. Salah satu tujuan kami untuk menjalin kerjasama dengan media, adalah untuk memberikan informasi yang postif kepada publik, khususnya kepada masyarakat Kota Bogor, sehingga perlu adanya sosialisai,” ujar Farida saat menggelar pertemuan dengan media, di Ruang VIP Dinas Kesehatan, Kota Bogor, Rabu (03/2/2021)
Masih kata Farida, Dinkes Kota Bogor yang memiliki visi dan misi diantaranya, dalam melayani kesehatan masayarakat telah seiring dengan visi Kota Bogor sebagai kota yang cerdas dan berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang sehat dan makmur.
“Selain menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang berwawasan lingkungan, sebagai kota jasa yang berorentasi pada industri pariwisata dan juga sebagai kota industri kreatif yang menyediakan sarana dan pelayanan kesehatan paripurna, merata, bermutu, terjangkau dan nyaman,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Kabid Kesehatan Masyarakat, dr. Siti Robiah Mubarokah, Dinkes juga memiliki misi untuk menggerakkan peran serta masyarakat dalam meningkatkan kesehatan individu, keluarga dan lingkungan serta jaminan kesehatan, ketersediaan dan pemerataan tenaga kesehatan yang profesional dan amanah, serta menyelenggarakan tata kelola sumberdaya kesehatan yang adil, transparan dan akuntabel.

“Terlebih disaat kita sedang menghadapi pandemi Covid-19, perlua adanya edukasi kepada masyarakat tentang penularan dan resiko bagi masyarakat yang terpapar Covid-19, yaitu dengan disiplin harus taat untuk mejalankan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Promosi Kesehatan Kota Bogor, Erni Yuniarti menambahkan, pihaknya telah menjalin kemitraan dengan media sejak tahun 2012. Namun dengan keterbatasan anggaran dan jumlah media, diharapkan dengan kerjasama yang dilakukan Dinkes Kota Bogor dapat melakukan klarifikasi jika ada informasi atau berita yang tidak benar sekaligus memberikan informasi dafkta dan bukan hoax (berita bohong-red) terkait dengan Dinkes Kota Bogor

“Dengan adanya berita yang tidak benar dan tidak benar, maka dapat menimbulkan opini publik yang negatrif, sehingga tidak menutup kemungkinan bisa merasahkan masyarakat, khususnya kejadian luar biasa seperti adanya penularan virus Corona yang saat ini sedang melanda negara kita,” kata Erni
Untuk itu, Erni berharap kepada rekan-rekan Pers (wartawan-red) untuk melakukan klarifikasi dengan Dinkes atau Puskesmas setempat apabila ada pemberitaan tentang layanan kesehatan di masyarakat, dengan memperkenalkan sebagai Wartawan dari Media yang telah jalin kerjasama dengan Dinkes,” imbuhnya. (Piya Hadi)





























































Komentar