oleh

Dirlantas Polda Jateng, Canangkan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan

InilahOnline.com (Semarang-Jateng) – Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan 2017 yang digelar di seluruh wilayah Indonesia, dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Yusuf kalla di tingkat Pusat di Jakarta, Minggu. Namun dalam wilayah tingkat Jawa Tengah program peranca-ngan Dirlantas Polda Jateng diluncurkan di gelaran Car Free Day (CFD) Jalan Pahlawan Semarang.

”Peluncuran program yang mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas merupakan gerakan moral untuk meningkatkan kualitas keselamatan. Menurunkan tingkat fasilitas korban kecelakaan, membangun budaya tertib berlalu lintas serta memberi pelayanan prima kepada masyarakat,”ujar Wakapolda Jateng Brigjen Pol Indarjit di sela-sela peluncuran tersebut.

Menurut dia, peluncuran program tersebut pihaknya bersama instansi terkait dan masyarakat yang berkepentingan sudah bertekad untuk mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas.

”Kami bersama stakeholder sudah menabuh genderang untuk secara bersama-sama mengkampanyekan keselamatan lalu lintas sesuai dengan tugas,fungsi, kesenangan dan tanggung jawab yang ada pada lima pilar keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan,”ujarnya.

Lima pilar itu, lanjut Indarjit meliputi manajemen keselamatan berlalu lintas (rod safety management), jalan berkeselamatan (safervehicle), pengguna lalu lintas yangberkeselamatan (safer people), serta penanganan pasca kecelakaan lalu lintas (posh crash).

”Dari lima pilar tersebut ditangani pemangku kepentingan yang berbeda, namun dikerjakan bersama yang terintehgrasi dan terhubung secara elektronik atau online,”paparnya.

Namun demikian menurut Indarjit, melihat kecelakaan yang terus terjadi seharusnya dapat ditekan secara baik. Hal ini terbukti hampir dua jam sekali terjadi kecelakaan berlalu lintas di Indonesia. ”Ini sangat memperihatinkan, hampir setiap dua jam terjadi kecelakaan lalu lintas,”ujarnya.

Dijelaskan, dari data yang diperoleh secara global jumlah orang meninggal dunia, akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 26 ribu jiwa. Kalau setiap bulan ada sekitar 22 sampai 23 jiwa, kalau dirata-rata hitungan perjam, ada sekitar delapan jiwa orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

”Hanya di wilayah Jateng ada 11 orang meninggal dunia setiap hari akibat kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas sudah saatnya dibangkitkan,”katanya.

Dirlantas Polda Jateng Komber Pol Bakharudin Muhammad Syah menyatakan, tingkat kesadaraan, kepekaan serta kepedulian dapat dibangun melalui berbagai langkah dan sistem pendidikan, pembangunan dan infrastruktur.

”Jadi sistem pendukung seperti sistem uji SIM, sistem regiden yangterpadu dengan penegakan hukum harus disertakan,”katanya.

Kegiatan bertahuk Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan,Keselamatan untuk kemanusiaan Indonesia tertib, bersatu Keselamatan nomor satu, dihibur dan dimeriahkan oleh artis Ibukota Jesica Janet ini dihadiri juga oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Dinas Perhubungan, Jasa Marga, Jasa Raharja.(Suparman)

Komentar