INILAHONLINE.COM, PURWOKERTO
Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintan KP) setempat siap menggelar Festival Durian 2018 pada hari Sabtu-Minggu (24-25/11) di kompleks Gelanggang Olahraga Satria, Purwokerto.
“Festival ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan setiap musim durian. Kebetulan saat sekarang sedang musim durian,” kata Kepala Dintan KP Banyumas Widarso di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat.
Menurut dia, pihaknya berupaya memfasilitasi petani durian untuk menggelar kegiatan semacam bursa produk pertanian hortikultura itu. Petani dipersilakan menjual buah durian lokal yang mereka tanam termasuk bibitnya.
“Kami juga sedang mencari durian lokal yang bagus untuk didaftarkan pelepasan varietasnya ke Kementerian Pertanian,” katanya.
Widarso menambahkan, untuk pendaftaran pelepasan varietas terhadap durian lokal yang berhasil memenangi lomba durian di Desa Pageralang, pihaknya belum melakukan pendaftaran dikarenakan pohon induknya harus dicek lebih dulu termasuk potensinya.
“Proses pengajuan atau pendaftaran pelepasan varietas tidak mudah karena data-datanya harus akurat,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Kepala Bidang Bina Usaha dan Penyuluhan Pertanian Dinpertan KP Banyumas Cut Viviani mengatakan varietas durian yang berkembang di Banyumas meliputi kromo, cane, sunan, sitokong, dan petruk.?
Menurut dia, varietas kromo yang pertama kali dikembangkan di Kecamatan Kemranjen sering kali disebut dengan durian montong atau bawor oleh masyarakat.
“Dalam perkembangannya, durian kromo juga dikembangkan di Kecamatan Tambak, Sumpiuh, Kemranjen, Somagede, Cilongok, Baturaden, Sumbang, Ajibarang, Karanglewas, Wangon, Pekuncen, dan Kebasen,” katanya.
(Red/Ant)





























































Komentar