oleh

Drumband Akmil Memukau Penonton Karnaval Budaya

INILAHONLINE.COM, MAGELANG

Penampilan Drumband kebanggaan Taruna dan Taruni Akademi Militer (Akmil) Magelang, yakni Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL), pada Karnaval Budaya Memperingati HUT ke 74 Kemerdekaan RI, berlangsung Minggu (25/8). Masyarakat Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, mendapat penghormatan dengan tampilnya Drumband Akmil.

Laga Drumband Akmil, begitu memukau ribuan penonton yang memadati sepanjang Jalan Pemuda Muntilan yang mencapai 2.000 meter, mulai dari Tugu Besii hingga Panggung Kehormatan di depan Kantor BRI. Selain drumband Akmil, tampil juga pasukan pembawa bendera merah putih, kesenian tradisional serta peserta yang terdiri dari siswa SD, SMP hingga SMA.

Di panggung penghormatan, ada Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M, Wakil Bupati Magelang Edi Cahyana SE, Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, Wakapolres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto, Sekda Pemkab Magelang Drd H Adi Waryanto dan PLT Camat Muntilan, Jawawi.

Dalam Karnaval Budaya 2019 sengan tema SDM Unggul Indonesia Maju tersebut, diikuti 79 peserta mulai dari guru PAUD, siswa SD, SMP, SMA. organisasi masyarakat, UKM dan utusan dari desa yangada di Kecamatan Muntilan. Bahkan ada yang datang dari Kecamatan Dukjun dan Salam.
Adanya karnaval budaya, membuat arus lalu lintas dari Yogyakarta – Magelang tersendat, teritama kendaraan besar (Bus dan Truk) tetap melewati jalan Pemuda yang dibelah menjadi dua lajur. Sedangkan kendaraan kecil, dialihkan ke jalan menuju Gunungpring. Sebaliknya, arus lalu lintas dari arah Magelang – Yogyakarta, menggunakan jalur dari Tugu Bambu Runcing hinmgga Yogyakarta.

Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana SE dalam sambutan pelepasan karnaval menyatakan, event tahunan memperingati HUT Kemerdekaan RI, merupakan wahana untuk menampilkan kreativitas masyarakat, mulai dari siswa hingga guru. Untuk itu, karnaval ini tidak hanya sekedar serimonial saja, tetapi ada nilai tambah yang bisa di tampilkan.

“Kami berharap, karnaval tahunan ini mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, baik prestasi para siswa sekolah maupun kerajinan dan lainnya, sehingga ada nilai tambah yang dapat ditampilkan untuk masyarakat luas,” ujar Edi Cahyana.

Menurut Edi, selain menampilkan kreativitas, memperingati Kemerdekaan RI, merupakan upaya meningkatkan rasa nasioalisme terhadap negara, dan memupuk teleransi antar umat beragama, karena karnaval budaya ini tidak memandang suku, ras maupun agama, semua membaur untuk membangun Indonesia lebih baik.

Sekcam Muntilan, Amin Sudrajat melaporkan, Karnaval Bupaya Memperingati HUT ke 74 Kemerdekaan RI ini, sekaligus sebagai ajang tali silaturrahmi antara pemeritah dengan masyaralat, meningkatkan rasa nasionalisme dalam berbangsa, dan bisa membawa manfaat bagi masyarakat secara luas.

“Sebanyak 79 perseta karnaval budaya, terdiri dari siswa PUD, SD, SMP hingga SMA, termasuk kelompok kesenian tradisional, seperti topeng ireng, jatilan dan drumband para siswa, pencak silat, hingga mobil hias dan lainnya,” ujar Sekcam.

Dari 79 perserta karnaval, ada yang mengusung tema lingkungan, seperti penampilan siswa-siswi SDN 3 Muntilan, mereka menggunakan pakaian yang terbuat dari limpah plastik, kertas dan lainnya, karena mereka memanfaatkan kekayaan alam yang ada di sekitar, seperti daun pelepah pisah sebagai asesoris, sehingga penampilannya cukup mendapat perhatian dari Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana.

(Ali Subchi)

Komentar