oleh

Enggak Mudik Lebih Baik…!!!

Dengan semakin merebaknya wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) hampir dipelososk negeri kita tercinta Indonesia ini, masih banyaknya masyarakat Indonesia yang tidak mau menuruti himbauan pemerintah terkait social distancing dan physical distancing. Namun disisi lain, sejumlah masyarakat mengkhawatirkan bila Indonesia benar-benar menerapkan lockdown untuk memutus rantai persebaran virus corona, maka banyak rakyat yang keberatan.

Lockdown adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan suatu upaya pengendalian penyebaran infeksi. Lockdown mengharuskan sebuah wilayah menutup akses masuk maupun keluar sepenuhnya. Masyarakat di wilayah yang diberlakukan lockdown tidak dapat lagi keluar rumah dan berkumpul, sementara semua transportasi dan kegiatan perkantoran, sekolah, maupun ibadah akan dinonaktifkan.

Untuk itu, jika kita tidak mau lockdown, maka yang menjadi pilihan terbaik untuk kita, sebaiknya kita tidak mudik untuk merayakan Lebaran di kampung halaman. Namun gerakan tidak mudik ini bukan sesuatu yang mudah. Saudara-saudara kita yang ada di luar sana, mau tidak mau mungkin saat ini kita harus mengalah. Tidak mudik adalah pilihan paling bijaksana saat ini. Jika masyarakat masih tetap mudik, maka dikhawatirkan penyebaran virus Corona tersebut semakin tidak terkontrol.

Terlebih, jumlah rumah sakit, ranjang perawatan, ruang ICU, ruang isolasi (karantina) dan tenaga medis masih kekurangan di sejumlah daerah Indonesia untuk menangani para pemudik yang menyandang status Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Tidak mudik adalah pilihan paling bijaksana saat ini. “Enggak mudik lebih baik”.

Komentar