Galang Dana Charity Run, Pemkot Bogor Kumpulkan Rp 451 Juta

Megapolitan, Nasional678 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memfasilitasi keinginan warganya yang ingin memberikan bantuan bagi saudara-saudaranya yang tertimpa musibah di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan menggelar beberapa kegiatan.

Salah satunya melalui Charity Run #BogorUntukLombok yang digelar, Minggu (02/09/2018) pagi, sejauh 10 KM dengan rute Balai Kota Bogor mengelilingi Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor (KRB) selama 2 putaran, kemudian finish di Balai Kota Bogor.

Bersama komunitas pelari, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, unsur Muspida, anggota DPRD, donatur (sponsor) dan warga, Wali Kota Bogor Bima Arya mengajak semua untuk mendonasikan dalam membantu korban bencana di Lombok.

Dia menyebutkan, dari kegiatan Charity Run #BogorUntukLombok ini termasuk donasi dari pelajar se-kota Bogor untuk sementara terkumpul Rp 451.137.300. Jumlah ini masih akan bertambah dari kegiatan seniman di Taman Kencana dan kegiatan lainnya yang masih akan terus berjalan.

“Kami bersama perwakilan dari Muspida akan pergi khusus ke Lombok pada tanggal 10 September 2018 untuk memberikan bantuan disana. Bentuknya mungkin saja membangun toilet umum dan mendatangkan pakar psikolog untuk storytelling dan trauma healing,” jelas Bima.

Terkait rencana tersebut pihaknya masih terus berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Mataram dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meminta saran sebaiknya bantuan ini diberikan dalam bentuk apa.

“Apakah dalam bentuk barang atau tunai,” ujarnya.

Bima optimis dari beberapa kegiatan yang digelar khususnya #BogorUntukLombok target Rp 500 juta bisa tercapai karena kegiatan ini belum bisa dipastikan akan berlangsung sampai kapan, tetapi untuk tahap pertama ini donasi akan dibuka hingga 9 September 2018.

Sementara terkait bantuan dari pelajar Kota Bogor yang jumlahnya mencapai Rp 203.261.800 ia mengaku terharu dan ini kepedulian yang sangat luar biasa.

“Kami terharu karena inisiatif ini datang dari anak-anak pelajar itu sendiri yang ingin menyumbang. Mereka memperoleh informasi ini dari televisi dan langsung tergugah untuk membantu dan secara spontan membuat puisi untuk para korban disana,” tuturnya. (Agha Dwi)

banner 521x10

Komentar