Ganjar-Heru Sudjatmoko, Selama Lima Tahun Capaian Positif Bisa Tercapai di Jateng

Jawa Tengah1417 Dilihat

INILAHONLINE.COM, SEMARANG – Berbagai keberhasilan dan penghargaan yang diraih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, tidak lepas dari kontribusi masyarakat, seluruh stakeholder, serta pemerintah kabupaten/ kota yang guyub serta terus bersinergi membangun Jawa Tengah.

Kekompakan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko ini, menjadi kunci keberhasilan selama periode lima tahun.

Selama lima tahun masa kepemimpinan Ganjar Pranowo dan Wakilnya Heru Sudjatmoko telah meraih capaian positif dalam pembangunan Jawa Tengah.

Ganjar Pranowo saat menjadi inspektur upacara Hari Jadi ke-68 Provinsi Jawa Tengah di Lapangan Pancasila, Rabu (15/8), mengatakan, berkat semangat kegotong royongan seluruh elemen masyarakat Jawa Tengah semua capaian positif bisa dilewati dengan baik.

”Namun, PR masih banyak, selama lima tahun lalu saya menjalankan dengan pak Heru amanah ini tentu masih banyak kekurangan saya minta maaf kepada masyarakat Jawa Tengah, Insyaalah saya diamanahi berikutnya dengan Gus Yasin wakilnya yang akan menggantikan Heru periode 2019-2024 mendatang akan prioritaskan pemangunan yang tumpuanya SDM,”ujarnya.

Selama lima tahun lalu lam tidak ada bentrokan yang terjadi di antara mereka. Bahkan mereka bekerja dengan kompak dalam membangun serta menyelesaikan seluruh persoalan yang ada di provinsi ini.

”Hari ini adalah Hari Ulang Tahun Jateng, beribu-ribu terima kasih saya sampaikan kepada semuanya, terutama Bapak Heru Sudjatmoko beserta istri, Ibu Sudarli Heru Sudjatmoko. Lima tahun kami berdampingan, hari demi hari kami bersama-sama menyelesaikan PR di Jateng. Ibu Heru juga telah membimbing istri saya untuk melaksanakan program PKK dengan baik,”tutur Ganjar.

Menurutnya, kekompakan, kebersamaan, dan kerukunan yang terbina dengan baik antara Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng bisa menjadi contoh untuk para pemimpin daerah lainnya. Masing-masing membangun komitmen keteladanan dengan menjauhkan kepentingan-kepentingan pribadi, dan selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

Mereka menggunakan uang negara tidak secara ngawur, tidak menerima gratifikasi, dan menggunakan uang pemerintah dengan baik

“Saya ucapkan terima kasih yang luar biasa kepada Pak Heru. Boleh dicek disemua pemberitaan media yang ada, apakah pernah ada konflik antara Gubernur dengan Wakil Gubernur Jateng, satu saja kalau ada. Maka ketika pemprov mengejar program-program, dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ganjar menuturkan wakil gubernur yang telah lima tahun mendampinginya merupakan seorang birokrat tangguh dan kaya pengalaman yang sangat bagus serta selalu memberikan masukan untuk berbagai keputusan penting, tak pernah berhenti mendorong dan memberikan inspirasi.

“Kinerja beliau sebagai wakil gubernur juga ditunjukkan bertepatan pada saat akhir masa jabatan. Wakil gubernur mampu menangani kemiskinan hingga penurunan angka kemiskinan Jateng tertinggi se-Indonesia,” tutur Ganjar.

Ganjar meminta semua optimistis mampu menyelesaikan berbagai tantangan yang ada di depan, berlandaskan semangat gotong-royong, persatuan dan kerja sama. Semua bergandengan tangan untuk bekerja dan berkarya nyata demi Jawa Tengah yang aman, tertib, damai dan sejahtera.

Sementara itu, Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko mengatakan posisi wakil gubernur lebih banyak berperan membantu. Ibarat mengemudikan pesawat terbang, gubernur sebagai pilot sedangkan wakil gubernur menjadi kopilot.

“Tugas utama saya membantu dan berperan memberikan masukan-masukan kepada gubernur untuk kemajuan Jateng,” ujar Heru.

Menurutnya peristiwa lima tahun silam, usai pelantikan gubernur dan wakil gubernur Jateng pada 23 Agustus 2013 memperoleh pesan langsung dari ketua partai pengusungnya, Megawati Soekarno Putri agar membantu mencegah Gubernur Ganjar Pranowo melakukan kesalahan. Apabila gubernur melakukan kesalahan jangan segan menegur, bahkan sebelum melakukan kesalahan harus ditegur.

“Saya merasa mendapatkan amanah, mungkin karena saya lebih tua. Usia saya dan Gubernur Ganjar selisih 17 tahun. Saya tidak merasa lebih pintar tetapi kalau lebih lama bekerja memang benar,” tuturnya.

Mantan Bupati Purbalingga itu mengatakan, usia semakin lanjut namun tidak menyurutkan semangat pria kelahiran Purbalingga, 13 Juni 1951 itu, sehingga terus berupaya memajukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Memasuki usia 67 tahun, mantan Sekda Kudus ini kembali gagal pensiun, karena didaulat untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR- RI.(Suparman)

banner 521x10

Komentar