oleh

Gedung DPRD Baru Jawa Tengah Direalisasikan Tahun 2020

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Pembangunan proyek gedung baru DPRD Jateng yang letaknya disamping Gedung lama, akan direalisasikan mulai awal 2020, setelah sebelumnya sempat tertunda dan saat ini sedang dalam proses lelang detail engineering design (DED).

Sekretaris DPRD Jateng, Urip Sihabudin mengatakan pembangunan gedung baru DPRD Jateng awal 2020 akan direalisaikan dan saat ini sedang dilakukan proses lelang DED. Pembangunan diproyeksi rampung selama dua tahun.

“Setalah lelang DED, diharapkan Mei 2020 sudah bisa dimulai untuk pembangunan fisik bangunan gedung dewan baru itu,” ujarnya di Gedung DPRD Jateng di Semarang, Selasa (3/9/2019).

Menurutnya, pembangunan gedung baru DPRD Jateng akan dilaknasanakan dengan pengerjaan secara multi years selama dua tahun berjalan, sehingga diharapkan akan rampung pada 2022 mendatang.

”Hanya lokasi pembangunan gedung baru dewan itu, akan menempati gedung Badan Pengeloaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jateng yang letaknya berdekatan dengan gedung dewan lama di Jalan Pahlawan Semarang,”paparnya.

Namun demikian, lanjutnya, gedung BPKAD akan dibongkar untuk dibangunan gedung baru DPRD Jateng yang di desain dengan bangunan 11 lantai, sedangkan alokasi anggaran mencapai senilai Rp137 miliar,

”Jika bangunan gedung dewan sudah rampung, setiap anggotan dewan akan mendapatkan ruang kerja tersendiri. Tidak seperti sekarang tidak ada ruangan untuk anggota dewan,”ujarnya.

Dia menuturkan, sambil menunggu pembangunan gedung baru, pihaknya akan melakukan langkah penataan ruangan yang ada, agar bisa ditempati 120 anggota DPRD Jateng periode 2019-2024, dari periode sebelumnya hanya 100 anggota dewan.

”Penataan ruangan ini dilakukan karena adanya penambahan 20 orang anggota dewan, dari sebelumnya hanya 100 orangg anggota, sedangkan untuk menambah ruangan sudah tidak memungkinakan,”tuturnya.

Penataan ruang ini, tambahnya, terutama dilakukan untuk ruang Fraksi, seperti Fraksi PDIP yang bertambah cukup signifikan dari semula 27 anggota menjadi 42 anggota, Fraksi PKB dari semula 13 menjadi 20 kursi.

“Untuk menambah ruangan Fraksi di gedung lama, tidak memungkinkan sehingga mengoptimalkan ruang yang ada,” ujarnya.

Seperti diketahui, pembangunan gedung baru DPRD Jateng rencananya akan direalisasikan pada 2016 dengan anggaran Rp12 miliar. Namun kebijakan Pemerintah Pusat waktu itu tidak membolehkan pembangunan gedung baru sehingga hal itu dibatalkan.

Meski begitu DPRD Jateng juga sudah membuat maket gedung baru, yang dipajang di ruang lobi gedung DPRD Jateng di Jalan Pahlawan Semarang.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebelumnya telah menyetujui usulan rencana pembangunan gedung baru DPRD Jateng itu, karena kapasitas gedung yang sekarang sudah tidak mencukupi dan penataan ruangnya kurang memadai.

(Suparman)

Komentar