oleh

Gugatan PKPU Terhadap Sentul City Berakhir Damai, Kreditur Setujui Restrukturisasi Utang

INILAHONLINE, JAKARTA – Gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT. Sentul City di  Pengadilan Niaga Jakarta Pusat berakhir damai. Pasalnya, PT Sentul City Tbk dapat menyelesaikan kewajibannya  hingga waktu yang telah ditentukan. Demikian disampaikan Head Of Corporate Communication PT Sentul City Tbk David Rizar Nugroho dalam keterangan persnya, Selasa (8/3/2021).

“PT Sentul City Tbk dapat menyelesaikan kewajibannya  hingga waktu yang telah ditentukan. Dengan putusan tersebut, PT Sentul City Tbk berhasil merestrukturisasi utangnya yang semula utang jangka pendek dan menengah menjadi utang jangka panjang,” jelasnya

Menurut David, para keditur Sentul City sepenuhnya mendukung dan menyetujui upaya restrukturisasi pembayaran utang PT Sentul City Tbk. Dalam rapat pemungutan suara PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Selasa.

“Dalam pemungutan suara tersebut 100 persen kreditur separatis dan 97 persen kreditur konkuren yang terdiri dari mayoritas konsumen PT Sentul City Tbk memberikan persetujuan terhadap proposal rencana perdamaian yang diajukan oleh PT Sentul City Tbk,” ungkapnya.

Lebioh lanjut David mengatakan, Untuk mengurangi Beban Utang  PT Sentul City Tbk juga mengundang para kreditur untuk turut berinvestasi langsung dan mengembangkan kawasan Sentul City melalui Assets Settlement.

“Perdamaian ini dapat tercapai dengan dukungan dari Aji Wijaya & Co dan AJ Capital selaku Kuasa Hukum dan Penasihat Keuangan, serta seluruh tim internal Sentul City Tbk selama proses PKPU ini berlangsung,” ungkapnya.

Selian itu, David mengucapkan terima kasih kepada kreditur/konsumen yang telah memberikan kepercayaannya kepada manajemen PT Sentul City Tbk untuk menyelesaikan kewajibannya,” ucapnya

“Kami berkomitmen dengan jadwal yang telah ditentukan dan Sentul City tetap normal beroperasi menyelesaikan pembangunan yang tertunda,” ucapnya

Head of Corporate Communication PT. Sentul City, Tbk, DR. David Rizar Nugroho

Masih kata David, PT Sentul City Tbk menyambut baik kebijakan pemerintah di sektor properti di masa pandemi antara lain kebijakan uang muka (down payment) 0 persen untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk 100 persen pembelian rumah dengan harga jual paling tinggi Rp 2 Miliar dan 50 persen untuk harga jual rumah di atas Rp 2 Miliar sampai Rp 5 Miliar. 

“Ini sangat membantu kami dan kami sangat optimis ke depan kinerja PT Sentul City Tbk akan meningkat,” kata pria berkacamata yang juga salah satu dosen ilmu Komunikasi sebuah perguruan t8inggi swasta di Bogor tersebut

PT Sentul City Tbk, bertekad untuk menjadikan kawasan Sentul City sebagai surganya para investor. “Karena itu, perseroan juga secara berkesinambungan menyiapkan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh para investor nasional dan global,” imbuhnya. (Kristian Budi Lukito)

Komentar