Guna Penyempurnaan DPT, KPU Jateng Luncurkan GMPH Pemilu 2019

02/10/2018 20:26:41 Kategori: ,

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng meluncurkan program baru yaitu Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) Pemilu 2019, sebagai upaya untuk percepatan dan penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

''Gerakan ini akan berlangsung pada 1 hingga 28 Oktober 2018. Melalui GMHP ini diharapkan publik dapat merespon, mengetahui dan bisa menginformasikan untuk validitas data,''ujar Ketua KPU Jateng Yulianto Drajat di Semarang, Senin (1/10/2018).

Menurutnya, acara launching yang dihadiri para perwakilan partai politik, Bawaslu serta sejumlah media. Namun Launching posko gerakan ini, juga diikuti KPU kabupaten/kota se- Jawa Tengah, sebagai pelaksana teknis.

''Seluruh stake holder dan potensinya diharapkan bisa terlibat aktif, di samping KPU kabupaten/kota yang secara otomatis, akan aktif menerima laporan dan memonitoring data,''ungkapnya.

Namun demikian, lanjut dia, dari gerakan ini kami sangat berharap seluruh penyelenggara Pemilu, Bawaslu dan Parpol serta pemilih juga ikut mencermati dalam rangka, mewujudkan data pemilih yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang menggelar Deklarasi Pemilu Damai 2019 bertajuk “Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”

Acara yang digelar di Hotel Dafam Semarang Jalan Imam Bonjol itu, didahului dengan diskusi yang menghadirkan pembicara dari KPU Kota Semarang, Polrestabes Semarang dan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah.
Ketua Bawaslu Kota Semarang Muhamad Amin mengatakan Kampanye Pemilu 2019 ini, memiliki rentang waktu yang cukup panjang, mulai 23 September hingga 12 April 2019.

''Karena memiliki waktu yang panjang dan dilakukan secara serentak, kami mengajak masyarakat dan peserta pemilu untuk selalu taat aturan yang ada, sehingga dapat menghasilkan kampanye yang sejuk dan damai,” tuturnya.

Bawaslu Kota Semarang, menurutnya, akan terus mengawasi tahapan yang ada dalam pemilu, tanpa pandang bulu dalam melakukan tindakan, sehingga dapat memberikan keadilan baik bagi peserta pemilu maupun pendukung kandidat calon.

''Yang jelas jika ada pelanggaran yang dilakukan,tidak segan-sehan untuk melakukan tindakan,''tegasnya.

(Suparman)