oleh

Intel Gadungan Ini Pacari dan Tipu Jutaan Rupiah Anak Pemilik Warung

INILAHONLINE.COM, DENPASAR-BALI

Pria bernama Nur Iksan (41) diamankan personel Piket Ksatrian Praja Raksaka Kepaon, Denpom IX/3 Denpasar dan Tim Intel Korem 163/Wira Satya lantaran mengaku menjadi anggota TNI AD.

“Dia warga sipil yang mengaku sebagai perwira TNI AD berpangkat kapten dan berdinas di satuan intel,” terang Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia saat dikonfirmasi, Jumat (13/11/2020).

Intel gadungan ini ditangkap saat berada di tempat tinggalnya di Jalan Merta Sandi Nomor 1 Kepaon, Banjar Merta, Kelurahan Kepaon, Denpasar Selatan, Rabu (11/11/2020) sekitar pukul 12.30 Wita, seperti dilansir beritabalionline.com anggota grup siberindo.co.

Penangkapan bermula dari laporan dua orang perempuan yang menjadi korban penipuan berinisial J dan An.

Dari penuturan J, awalnya pada bulan September 2020 pelaku makan di warung miliknya Jalan Pemogan, Denpasar Selatan. Lantaran sering makan di sana, korban dan pelaku kian akrab.

Tidak hanya itu, pelaku juga kerap berkomunikasi dengan anak J berinisial An yang berstatus mahasiswi. Pelaku dan An akhirnya menjalin hubungan khusus alias pacaran.

Pada bulan Oktober, perwira intel gadungan ini meminjam uang Rp1,5 juta kepada korban dengan jaminan sebuah laptop.

Di bulan yang sama, pelaku kembali mendatangi warung tersebut yang kemudian mengaku sebagai anggota TNI AD yang berpangkat kapten dan berdinas di intel.

“Dengan akal bulusnya NI meminjam uang untuk kedua kalinya sebesar Rp8,5 juta dengan alasan peminjaman tersebut untuk menalangi anggotanya yang lagi berdinas, pelaku juga beralasan kalau di TNI pengajuan uang tidak bisa langsung cair,” tutur Kapenrem.

Di sisi lain, J yang melihat hubungan anaknya dengan NI semakin akrab kemudian berencana menemui pelaku untuk memastikan apakah ia anggota TNI AD atau bukan.

Pada 11 November 2020 pukul 10.30 Wita, J dan anaknya An lalu mendatangi Piket Prajaraksaka Kepaon guna mengecek kebenaran NI yang mengaku sebagai anggota TNI AD berpangkat kapten.

Menerima laporan, Perwira Pengawas Satria Praja Raksaka Kepaon Kapten Hadi Siswanto menghubungi Serka Kadir anggota Tim Intel Korem 163/Wira Satya dan Letda CPM Reno Denpom IX/3 Denpasar.

Serka Kadir dan Letda CPM Reno kemudian meminta keterangan korban. Setelah itu sekitar pukul 12.30 Wita, Kapten Hadi Siswanto, Letda CPM Reno dan Serka Kadir menangkap NI yang saat itu berada di tempat kosnya.

Perwira intel gadungan ini dibawa ke Piketan Kesatrian Prajaraksaka Kepaon untuk dimintai keterangan. Kemudian pelaku dan korban dibawa ke Sub Denpom IX/3 Denpasar untuk kembali dimintai keterangan.

Dari tangan pelaku ditemukan barang bukti berupa satu buah tas, pedang berbentuk stik besi, dompet berisi uang Rp260 ribu, dua buah headset, dua buah HT Merk Baopeng beserta charge serta dua buah handphone.

“Karena yang bersangkutan adalah warga sipil maka proses hukum atas kesalahan yang dilakukan dilimpahkan dan diserahkan kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Denpasar Selatan. Penyerahan pelaku dilakukan kemarin hari sore,” ucap Kapenrem Mayor Bagus.

Komentar