Jika Muncul Sertifikat Ganda Sama-sama Asli, Ini Kata Lurah Tanah Sareal

Berita, Megapolitan602 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR — Persoalan sertifikat ganda masih menimbulkan perselisihan sampai saat ini. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyebut persoalan tanah tersebut banyak ditemukan sebelum Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diterapkan.

Sebagian besar dari 46 juta bidang tanah yang terdaftar sebelum adanya PTSL, banyak yang dilaporkan belum terplotting secara baik, sehingga menimbulkan permasalahan sertifikat ganda. Plotting merupakan proses verifikasi keaslian sertifikat tanah dengan teknologi GPS untuk mengetahui posisi asli lahan.

Sertifikat hak milik (SHM) adalah bukti paling kuat atas kepemilikan tanah. Namun, dalam praktiknya, terdapat SHM ganda dan sama-sama asli. Lalu bagaimana cara mengatasi permalasahan sengketa tersebut?

Berikut wawancara kami dengan lurah Tanah Sareal, Inoki, S.Si :

Bagaimana cara pencegahan apabila terjadi permasalahan sertifikat ganda atau terjadi masalah sengketa di wilayah.?

Untuk di wilayah saya sendiri khususnya apabila ada terjadi laporan masalah sertifikat tanah ganda atau terjadi sengketa, yang paling pertama akan saya lakukan memanggil RT, RW dan sesepuh atau orang yang paling lama tinggal di daerah setempat, karena mereka pasti tau bahannya.

Selain memanggil mereka kami juga ada akan lihat di buku leter C kami, karena data kami lengkap tentang masalah kepemilikan aset-aset yang ada di wilayah kami ini.

Saya sebagai Lurah disini, juga tidak takut untuk menghadapi orang-orang yang memaksa saya meminta membuatkan surat keterangan tidak sengketa, atau apa pun kepada orang yang memang bukan haknya orang tersebut.

Berdasarkan uraian di atas, bisa disimpulkan bahwa bila terjadi perselisihan atau sengketa. Kelurahan Tanah Sareal akan memanggil RT/RW serta sesepuh di daerah tersebut, kemudian melakukan pengecekan di buku letter C. (ian Lukito)

banner 521x10

Komentar