Jokowi Digadang, Jokowi Diserang – BEM Jabedetabog Ontrog Istana Negara Selasa

30/03/2018 10:46:23 Kategori: , ,

INILAHONLINE.COM, BOGOR - Anomali politik jelang Pilpres 2019 kian terasa, tak hanya digadang-gadang oleh sejumlah elite parpol, seperti PDIP, Golkar, PPP, PKB, NasDem, dan Hanura untuk nyalon presiden lagi, Joko Widodo (Jokowi) juga diserang oleh mahasiswa dan elite BEM RI se-Jabedetabog (Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bogor). Para agen perubahan dari berbagai perguruan tinggi itu, Selasa, 3 April 2018 akan ngontrog Istana Negara di Jakarta.

"Jokowi gagal pimpin negara Indonesia, dan BIN di bawah kepemimpinan BG lemah!!!. Itu tema aksi kami, Selasa nanti di Istana Negara Jakarta," ungkap M Kholil Ar-Raki, penanggungjawab aksi pusat ketika dikonfirmasi, Jumat (30/3/2018).

Dalam aksi itu nanti akan digelar orasi sekaligus tebar selebaran berisi rekomendasi agar presiden copot Kepala BIN yang tidak mampu menyelesaikan permasalahan teror di Indonesia, baik vertikal maupun horizontal. "Bom panci Kampung Melayu dan penembakan ulama tak terpecahkan."

Mahasiswa juga menyoroti ambruknya nilai tukar Rupiah yang sekarang mencapai Rp 14.000 per 1 dolar AS, naiknya bahan pokok, kesetaraan pendidikan, utang negara yang telah melewati APBN.

"Kami juga menolak kawasan Istana Negara dijadikan Posko Relawan Jokowi menuju 2019. Kepolisian harus kembali ke tupoksinya, yaitu Tribata dan Catur Prasetya Kepolisian," tandas Ar-Raki, kemudian menambahkan, "Jokowi harus tegas mau pilih UU MD3 atau rakyat?."

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Indonesia Korsinator Daerah Jabedetabog itu, menurut dia, berencana melakukan aksi demonstrasi untuk menghentikan Jokowi pada 2019. Demo itu diikuti oleh 17 universitas negeri dan swasta.

'Masa selama tiga tahun sekitar 1.200 triliun jauh melebihi pendapatan pajak yang stagnan sebagai ukuran pembayaran utang, ditambah lagi ambruknya nilai tukar rupiah yang mendekati Rp. 14.000,00 per Dolar AS. Stop utang, tolak impor, manfaatkan SDA untuk kesejahteraan rakyat. Kami dengan tegas menyatakan sikap bahwa Jokowi sudah tidak layak lagi memimpin negara ini, apalagi melanjutkan kepemimpinannya pada 2019," cetusnya.

BEM RI se-Jabedetabog menilai bahwa Presiden Jokowi telah gagal dalam memimpin Indonesia selama ini. "Setidaknya ada 66 janji Jokowi saat kampanye, namun janji tersebut tidak pernah direalisasikan oleh pemerintahan Jokowi. Mengingat masa kepemimpinan Jokowi hanya tersisa 18 bulan, maka sungguh sangat mustahil dapat terealisasi." (CJ/Mukhtar/Farhan/Dodi/Keenan)