oleh

Kadiv Propam Polri Minta Maaf Kepada Kapolri Atas Naiknya Jumlah Pelanggaran Disiplin Anggota Polri Di Lapangan

INILAHONLINE.COM, JAKARTA – Jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh anggota mengalami kenaikan, baik pelanggaran disiplin, kode etik profesi, maupun pidana. Hal itu diungkapkan  Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Ferdy Sambo dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Propam Polri yang diselenggarakan di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021)

“Di awal 2021 dan tahun-tahun sebelumnya, terjadi peningkatan jumlah pelanggaran anggota Polri secara kualitas dan kuantitas,” ujar jenderal Bintang Dua yang juga  mantan Kasat Reskrim Polres Bogor dan Kabag Reskrim Polwil Bogor tersebut.

Ferdy Sambo menjelaskan, untuk pelanggaran disiplin, terdapat 2.503 kasus di 2019, 3.304 kasus di 2020 dan 536 kasus sejak Januari hingga awal April 2021. Lalu pelanggaran kode etik profesi, terdapat 1.021 kasus di 2019, 2.081 kasus di 2020 dan 279 kasus sejak Januari hingga awal April 2021 serta pelanggaran pidana, terdapat 627 kasus di 2019,1.024 kasus di 2020 dan 147 kasus sejak Januari hingga awal April 2021. 

Atas kenaikan jumlah pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh anggota Polri itu, Sambo dihadapan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, iapun pemintaan permohonan maaf. “Kami mohon maaf kepada Pak Kapolri atas pelaksanaan tugas yang belum maksimal,” ucapnya.

Menurutnya, Selama rakernis ini, seluruh jajaran di Divisi Propam Polri telah mendapat kelas dengan materi belajar tentang Hak Asasi Manusia (HAM), ilmu komunikasi, dan aturan hukum. Ia berharap, setelah rakernis ini, jajaran bisa mengaplikasikan ilmu dengan tepat. 

 “Dengan harapan, setelah ini anggota Propam Polri dapat menegakkan hukum secara profesional, objektif, dan trasnparan terhadap pelanggaran disiplin dan kode etik yang dilakukan anggota Polri di lapangan,” tandasnya. (Piya Hadi)

Komentar