oleh

Pemkab Bogor Siapkan Dana Hibah 20 Miliar Setiap Tahun Untuk Pembentukan DOB Kabupaten Bogor Timur

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Rencana pemekaran wilayah Kabupaten Bogor Timur yang akan memisahkan diri dari Kabupaten Bogor segera terwujud. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah menyiapkan dana hibah sebesar 20 miliar setiap tahunnya untuk  mempersiapkan rencana pembentukan Kabupaten Bogor Timur sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB)

“Pemkab Bogor juga sudah menyiapkan dana hibah sebesar Rp 20 miliar per tahun untuk jangka waktu 3 tahun berturut-turut, terhitung sejak peresmian,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin

Menurutnya, dana hibah tersebut nantinya akan dialokasikan untuk menyewa kantor, operasional peralatan dan perlengkapan kantor serta pembelian kendaraan roda empat atau mobil dinas. Karena pada prinsipnya Pemkab bersama DPRD Kabupaten Bogor sudah setuju ketika keluar Peraturan Pemerintah (PP) tentang daerah persiapan.

“Dengan adanya PP tentang daerah persiapan itu, maka akan dialokasikan Rp 20 miliar untuk Bogor Timur,” ujar mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Bogor tersebut.

Selain itu, terkait dengan pegawai, ada sekitar 3.360 orang yang akan dilimpahkan, terdiri dari ASN yang saat ini bertugas di daerah induk dan ASN yang saat ini bertugas pada wilayah calon daerah persiapan.  

“Adapun alasan pembentukan Kabupaten Bogor Timur sangat krusial, sebab Kabupaten Bogor wilayahnya sangat luas dan memiliki jumlah penduduk terbesar di Indonesia yang mencapai 5,4 juta atau 11,24 persen penduduk provinsi Jawa Barat,” jelas Burhan.

FLy Over (simpang susun) Cimanggis (Foto : inilahonline / Piya Hadi)

Dengan luasnya wilayah Kabupaten Bogor, maka akibatnya, Pemkab Bogor menanggung beban berat dalam memberikan pelayanan warganya yang tersebar di 40 kecamatan. Sementara pihaknya harus memberikan pelayanan secara maksimal dan  prima secara efektif serta menjadi beban saat melakukan pemerataan pembangunan.

“Oleh sebab itu, pemekaran DOB Kabupaten Bogor Timur tersebut merupakan upaya untuk menciptakan pemerintahan yang efektif dan efisien berdasarkan kondisi riil daerah,” ucapnya.

Mantan Asisten Daerah (Asda I) Pemkab Bogor ini mengungkapkan, wilayah Bogor Timur saat ini menjadi satu kebutuhan demi tercapainya pelayanan pemerintah yang merata dan percepatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami membeberkan rencana DOB saat kegiatan kunjungan Kerja Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat ke Gedung Serbaguna I, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada hari Rabu tanggal 14 April 2021 kemarin,” terang Burhanudin.

Burhan juga menjelaskan awal mula rencana pembentukan Kabupaten Bogor Timur ini sudah diusulkan sejak 5 tahun lalu, yakni pada bulan Juni 2015, dimana saat itu Presidium Kabupaten Bogor Timur menyampaikan aspirasi masyarakat melalui surat dengan Nomor 041/dpp-ppbt/XI/15, perihal pengantar usulan masyarakat untuk pembentukan DOB kepada Bupati Bogor.

Inilah akses tol menuju wilayah Bogor Timur melalui Cileungsi-Jatikarya-Cibitung (Bekasi) yang menghubungkan tiga wilayah Bogor-Kota Depok-Cibubur – Cibitung Bekasi . (Foto : inilahonline.com / Piya Hadi)

“Atas aspirasi yang disampaikan kepada Bupati Bogor itu, maka Pemkab Bogor langsung mengakomodir usulan itu dengan merevisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bogor tahun 2013-2018,” paparnya.

Selanjutnya, kemudian dilakukan kajian potensi Kabupaten Bogor Timur pada tahun 2017 oleh Bappedalitbang bekerjasama dengan pihak ke tiga yang mengacu pada UU 32 tahun 2014 tentang  Pemerintahan Daerah dan  PP Nomot 78 tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Daerah.

“Dari hasil kajian itu menyimpulkan bahwa Bogor Timur layak untuk dimekarkan, sehingga pada 25 Oktober 2017 Pemkab Bogor bersama Presidium Bogor Timur berkonsultasi kepada Kemendagri dan sesuai arahan Kemendagri tahun 2018,” kata Burhan.

Lebih jauh Burhan mengungkapkan, dalam melaksanakan kajian tersebut, Pemda bekerja sama dengan tenaga ahli melakukan kajian komperehensif mengenai penegasan batas wilayah antara Kabupaten Bogor dengan calon daerah persiapan Kabupaten Bogor Timur.

“Kemudian pada 22 Juli 2019 lalu, akhirnya telah dilakukan persetujan bersama antara DPRD Kabupaten Bogor dengan Bupati Bogor mengenai pembentukan daerah persiapan Kabupaten Bogor Timur ke Provinsi Jabar,” tandasnya.

“Saat ini jumlah penduduk di Bogor Timur 1,5 juta yang terdiri dari 7 kecamatan dan 75 desa, yaitu Kecamatan Gunung Putri 10 desa, Kecamatan Cileungsi 12 desa, Kecamatan Klapanunggal 9 desa, Kecamatan Jonggol 14 desa, Kecamatan Cariu 10 desa, Kecamatan Sukamakmur 10 desa,  dan Kecamatan Tanjungsari 10 desa,” jelas Burhan

Sementara untuk peta wilayah dan batas wilayah yakni, sebelah utara berbatasan dengan Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kota Depok. Adapun batas-batasnya adalah, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Cianjur. Sedangkan di sebelah barat berbatasan dengan Kota Depok dan Kabupaten Induk atau Kabupaten Bogor.

“Rencana lokasi calon ibu kota Kabupaten Bogor Timur, saat ini tersedia lahan seluas 15 hektare yang berada di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol,” imbuhnya. (Piya Hadi)

Komentar