oleh

Kampung Tangguh Binaan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya Diresmikan Kapolda

INILAHONLINE.COM, BEKASI – Kampung Tangguh binaan Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya diresmikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol DR Fadil Imran, M.Si, Rabu (17/04/2021). 

Peresmian Kampung Tangguh dilakukan secara langsung oleh Kapolda Metro Jaya disaksikan Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Gatot Mangkurat, SIK, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, S.IK, Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya Kompol Budi Prasetya, S.IK, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya Doni Ardon, Kapolsek Cikarang Pusat Kompol Zaini Abdillah, S.I.K,  Camat Cikarang Pusat Suwarto, Kepala Desa Hegarmukti Ajo Subarjo dan para relawan Kampung Tangguh binaan Yon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya.

“Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya mendorong masyarakat untuk dapat meningkatkan perekonomian dan pangan di masa pandemi. Bahkan sarana penanganan Covid-19 pun kami siapkan,” kata Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya Kompol Budi Prasetya, S.IK dalam pemaparannya di hadapan Kapolda. 

Menurutnya, Batalyon D Pelopor memanfaatkan lahan di Mako dan lahan kosong di area wisata Situ Rawabinong untuk  budidaya Jahe Merah, Kangkung, Cabe dan kolam ikan. “Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan pangan warga selama pandemi disini,” katanya.

Dalam program Kampung Tangguh ini, Batalyon D Pelopor juga menyediakan tempat isolasi mandiri bagi warga yang terpapar Covid-19. “Jadi warga yang positif dapat terpantau langsung dan diamankan di tempat isolasi agar tidak terjadi klaster penyebaran Covid-19,” ucapnya. 

Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Fadil Imran ketika memberikan keterangan pers mengatakan, kehadirannya di Desa Hegarmukti untuk melihat langsung Kampung Tangguh Binaan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya sekaligus meresmikannya. 

“Peresmian Kampung Tangguh ini bertujuan untuk membentuk lingkungan yang tangguh dan mandiri dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19, ” ujar jenderal bintang dua polisi tersebur. 

Menurutnya, intinya Kampung Tangguh Jaya ini didirikan sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19 secara mandiri agar mampu mengantisipasi dan mengatasi berbagai masalah salah satunya menekan tingkat penyebaran Covid -19. 

“Polda Metro Jaya mengucapkan termakasih atas kepedulian warga yang peduli dalam upaya pemerintah menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Desa Hegarmukti,” ucapnya. 

Selain itu, Kapolda secara khusus juga mengucapkan terimakasih dan menyampailan apresiasi kepada Dansat, Kapolres, Danyon, Kapolsek, Camat, Babinsa, Lurah dan SMSI Bekasi Raya yang sudah mendukung dan membantu pemerintah menekan penyebaran virus Covid-19,” imbuhnya

Di kesempatan itu Kapolda beserta rombongan juga meninjau beberapa fasilitas yang ada di Kampung Tangguh Binaan Yon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, diantaranya ruang pelayanan kesehatan, budidaya jahe merah, kangkung, cabe, ubi dan kolam ikan yang merupakan salah satu ketahanan pangan masyarakat, tim relawan, posko induk relawan, dan Rumah karantina mandiri serta ruang therapy. 

“Ini menjadi contoh buat kampung yang lain untuk selalu peduli dengan warganya dan bahu membahu untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan terbebas dari wabah yang melanda saat ini,” tutur Kapolda.

Di tempat yang sama, Ketua SMSI Bekasi Raya Doni Ardon sekaligus Direktur Bumdesa Hegarmukti mengakui keberadaan Kampung Tangguh yang diinisiasi Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya terbukti menekan penularan virus Covid-19.

“Awal tahun 2021, RW 12 Desa Hegarmukti ini termasuk tinggi kasus penularan Covid-19 dan masuk kategori zona merah dengan warga terpapar mencapai 21 orang,” ucapnya.

Lebih lanjut, Doni menjelaskan, dengan keberadaan Kampung Tangguh binaan Batalyon D Pelopor Brimob ini  berhasil menurunkan angka warga terpapar Covid-19 dan kegiatan perekonomian warga di wilayahnya juga mulai tumbuh membaik. 

Lebih lanjut, Doni menjelaskan, dengan keberadaan Kampung Tangguh binaan Batalyon D Pelopor Brimob ini  berhasil menurunkan angka warga terpapar Covid-19 dan kegiatan perekonomian warga di wilayahnya juga mulai tumbuh membaik. 

“Alhamdulillah, warga sudah bisa berjualan lagi di area perekonomian yang dikembangkan Kampung Tangguh binaan Batalyon D Pelopor,” pungkasnya. (Piya Hadi) 

Komentar