INILAHONLINE.COM, CIBINONG — Kasus stunting diwilayah Kabupaten Bogor menunjukkan prevalensi yang cukup tinggi,yaitu mencapai 28,6%.Angka ini, lebih tinggi bila dibandingkan tingkat nasional sebesar 24,4 persen.
“Kasus stunting ini, menjadi permasalahan yang dapat mempengaruhi generasi kini dan masa mendatang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina dalam acara penguatan “Komitmen Penurunan Stunting Edukasi Gizi” isi piringku tahun 2022 di Kabupaten Bogor,Rabu 29/6).
Acara kolaborasi antara Danone Indonesia dengan Yasmine Foundation itu, mesasar target atau melakukan edukasi gizi di seluruh PAUD di Kabupaten Bogor, dan secara khusus melakukan pendampingan dan monitoring di 40 PAUD terpilih yang bertemakan gizi seimbang untuk generasi emas .
Untuk itu,sudah menjadi tugas kita bersama dalam menekan angka stunting melalui fokus utama pada perkembangan edukasi,gizi,dan kesehatan anak.
“Tentunya,kita harus mampu bersinergi dengan para orangtua untuk mengembangkan pola asuh yang efektif di era disrupsi ini.Saya sangat mengapresiasi kerjasama ini,”tutur Mike.
Sementara Karyanto Wibowo, Sustainable Development Director Danone Indonesia menyatakan,bahwa pencegahan stunting menjadi salah satu fokus dari Danone Indonesia.
“Danone Indonesia sendiri memiliki program integrasi bernama Bersama Cegah Stunting yang didalamnya termasuk kampanye edukasi Isi Piringku. Program Isi Piringku ini bertujuan tidak hanya untuk membentuk gizi dan nutrisi yang seimbang namun juga turut mempersiapkan anak untuk menjadi generasi emas.
Upaya kami ini sejalan dengan misi kami
“Danone One Planet One Health” dan misi kami yakni membawa kesehatan melalui makanan dan minuman yang sehat ke sebanyak mungkin orang. Danone Indonesia terus berkomitmen mendukung kesehatan anak-anak Indonesia untuk menjadi generasi maju dengan target kami di 2022 ini ialah, untuk memperluas Program Isi Piringku, selain kepada guru PAUD dan orangtua, akan diperluas kepada TP PKK zona Tengah, dengan tujuan memperkuat pemahaman gizi seimbang di masyarakat dalam upaya pencegahan stunting khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.”
Program “Isi Piringku” yang dikembangkan Danone Indonesia bersama Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB sejak 2017 berfokus pada pemberian panduan edukasi gizi yang dapat digunakan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau TK (4-6 tahun). Melalui program ini, Danone Indonesia telah berhasil menjangkau 130,276 siswa dan 10,848 guru di 5,111 PAUD/TK yang berlokasi di 27 Kabupaten/Kota di 9 provinsi.
Halimatu Sadiyah – Ketua TP PKK Kabupaten Bogor menyatakan bahwa penekanan stunting perlu dilakukan dari berbagai sisi termasuk dalam institusi pendidikan anak usia dini. “Dengan menekan angka stunting mulai dari jenjang PAUD diharapkan sumber daya manusia bisa menjadi maju,” jelasnya.(Basir)





























































Komentar