oleh

Kekeringan Melanda Petani Pakisjaya Kabupaten Karawang

INILAHONLINE.COM, KARAWANG

Hampir lebih dari tiga bulan lamanya, irigasi yang berada di sepanjang kecamatan pakisjaya kabupaten Karawang tepatnya di sepanjang desa Solokan,TanjungBungin,Tanjungmekar dan Tanjungpakis mengalami kekeringan yang cukup parah, bahkan irigasi yang biasanya di gunakan untuk mengairi lahan sawah dan perkebunan kini berubah menjadi dataran kering kerontang,tanpa ada aliran air sama sekali.

Hal itu di utarakan Ade Gunawan alias Acung (30 th)warga TanjungBungin Kecamatan pakisjaya Kabupaten Karawang. pada inilahonline.com Selasa 27/08/2019

Menurut Ade Gunawan/Acung, ” Kekeringan yang melanda di kecamatan Pakisjaya khususnya Desa Tanjungbungin,benar-benar jadi permasalahan yang cukup besar, selain gagalnya Panen akibat sawah dan perkebunan yang kering,sumur untuk mandi saja yang di miliki setiap warga kini mengalami kekeringan,sekalipun ada airnya itupun berwarna kekuning- kuningan,” ucapnya.

Masih menurut Ade Gunawan kesulitan mendapatkan air di Desa kami terkadang jadi persoalan juga bahan perbandingan yang cukup signifikan terhadap Desa-desa yang lain,salah satunya di kecamatan Batujaya tetangga dari kecamatan Pakisjaya,aliran air Irigasinya terlihat lancar-lancar saja dan tidak pernah mengalami kekeringan yang fatal seperti yang terjadi di kecamatan kami.

Dan yang lebih ironisnya air irigasi yang berada di sepanjang kecamatan Batujaya terkadang airnya sering terjadi meluap ke jalan- jalan raya.namun betapah mirisnya air irigasi yang berada di kecamatan Pakisjaya khususnya Desa TanjungBungin dan Tanjungmekar jangankan sampai meluap itu air !! untuk cuci tangan saja itu sudah sulit di dapatkan.” ungkap Acung sedikit bingung dan kecewa.

“Fungsi aliran air irigasi sangatlah berarti untuk kehidupan para warga terlebih petani Sawah dan perkebunan. Namun sejauh ini permasalahan air irigasi di kecamatan kami selalu berulang juga terulang setiap tahunnya mengalami kekeringan yang sangat parah,yang padahal setiap tahun pengerukan maupun penggalian yang di lakukan pemerintah menggunakan alat ekspalator sering kali di lakukan, ini yang menjadi pertanyaan kami.?? apa mungkin penggalian serta pengerukannya tidak seperti yang di lakukan di irigasi Kecamatan Batujaya? Yang padahal sama-sama Irigasi dan satu jalur pula, kok berbeda!!! Mohon di kroscek kendalanya,” pungkas nya.

(Yogie)

Komentar