INILAHONLINE.COM, SEMARANG
Kepala Lembaga Layanan (LL) Dikti Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dr DYP Sugiharto, MPd mengatakan, pihaknya memprediksi kuliah online akan menjadi pilihan masyarakat beberapa tahun kedepan. Perubahan teknologi sangat cepat dan menjadi suatu keniscayaan, sehingga kita tidak dapat menyangkal perubahan itu.
”Saya memprediksi dalam 5 tahun lagi kuliah online seperti belanja online, akan menjadi pilihan masyarakat. Saat yang sekarang S2, tiga tahun lagi kuliah S3 mungkin pilihannya sudah online, yang akan dipilih karena sambil bekerja, sambil istirahat bisa mengerjakan tugas,” ujarnya di sela-sela wisuda Unissula, Jumat (19/10/2018).
Menurut dia, perubahan yang terjadi yaitu pertarungan offline dan online yang gejalanya dimenangkan oleh online. Hal itu dapat ditemui ketika kita menunggu pesawat, makan bersama, juga menjelang atau bangun tidur.
”Kebanyakan lebih sibuk online daripada ngobrol dengan teman di sebelahnya. Sekali lagi kita tidak dapat menghindari hal itu,”paparnya.
Menurutnya, pihaknya mengapresiasi kampus Unissula yang sudah menggunakan penomoran Ijazah Nasional (PIN) secara online dalam Wisuda ke 76 periode Oktober 2018, meskipun Kemenristekdikti baru mewajibkan mulai 2019.”Saya apresiasi sekali terhadap penomoran ijazah nasional (PIN) ini,”ujarnya.
Sementara itu, Rektor Unissula, Prabowo Setiyawan, mengatakan Penomoran Ijazah Nasional (PIN) secara online, memudahkan wisudawan untuk mengecek ijazah secara online dalam Data Base Nasional tentang keabsahannya, sehingga wisudawanpun dapat melakukan legalisir secara online juga.
”Tantangan ke depan akan lebih kompleks dan beragam, dalam perkembangan akhir-akhir ini kita mengenal istilah pengangguran terdidik (educated unemployee),”tuturnya.
Dia menambahkan, lulusan perlu dibekali dengan pengetahuan, kemampuan atau skill, dan kemampuan menyelesaikan pekerjaan, sehingga mampu bertahan di tengah persaingan kerja yang semakin ketat.
”Unissula berupaya mencetak entrepreneur sehingga lulusan-lulusannya, tidak bergantung pada minimnya ketersediaan lapangan pekerjaan, melainkan dapat menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat,”tuturnya.
Unissula melepas 1637 wisudawan dalam pelaksanaan wisuda ke 76 di Auditorium Unissula pada Jumat – Sabtu, tanggal 19 – 20 Oktober 2018.
Wisuda dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI Jawa Tengah Prof Dr DYP Sugiharto, MPd, Kons, Koordinator Kopertis Wilayah X Jawa Tengah, Prof Dr H Muhibbin, MAg.
Kemudian, Dewan Pembina, Pengawas dan Pengurus Unissula, Ketua Senat, Sekretaris Senat, Anggota Senat Universitas dan seluruh civitas akademika Unissula, serta orangtua wisudawan.
(Suparman)





























































Komentar