oleh

Kesal Selalu Ditagih Keuntungan, Dalang Pembunuh Mayat Dibanduli Batu di Kubangan Sawah Pakuhaji Terkuak

INILAHONLINE.COM, TANGERANG

Misteri penemuan mayat tanpa identitas di kubangan bekas sawah pada Minggu, 16 Desember 2019, di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, akhirnya terkuak. Identitas mayat diketahui bernama Diran (21) yang dibunuh rekan bisnisnya. Agar jasadnya tidak diketemukan kemudian pelaku memasukkan mayat ke karung dengan diisi batu untuk ditenggelamkan di kubangan sawah.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Abdul Karim menjelaskan, pelaku adalah S (31) yang merupakan teman bisnis korban. Pelaku menghabisi nyawa korban karena sakit hati selalu ditagih keuntungan dari bisnis minuman keras (miras) yang mereka jalani selama dua bulan kepada keluarga S.

“Modusnya sakit hati ditagih uang terus. Korban ini menagih juga ke keluarga dan istri pelaku,” kata Abdul Karim saat konfrensi pers pada wartawan, Sabtu (28/12/2019).

Awal mula kejadian, menurut Kapolrestro Tangerang Kota, pelaku Pelaku mengajak korban bertemu untuk nongkrong bareng. Namun, saat korban dalam keadaan mabuk, pelaku langsung menghantamkan ujung cangkul ke kepala Diran hingga tidak sadarkan diri. Selain itu, korban juga dipukul lagi dengan sebilah kayu oleh teman pelaku yang saat ini masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Awalnya pelaku ini mengajak korban untuk minum dan nongkrong bareng. Saat korban sudah mabuk pelaku memukul korban dengan cangkul hingga tewas,” sebut Abdul Karim.

Setelah korban tak bernyawa, lanjut Abdul Karim, korban kemudian dimasukkan ke karung dan ditenggelamkan oleh pelaku ke kubangan bekas sawah untuk menghilangkan jejak pembunuhan. Naasnya, pada hari kedua, mayat korban muncul ke permukaan dan diketahui pelaku, sehingga pelaku memasukkan batu agar mayat korban tenggelam kembali.

“Batu di dalam karung itu supaya mayat tenggelam ke kubangan. Tapi, ternyata hari ketiga muncul lagi dan akhirnya ditemukan warga,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama 15 tahun. Dan polisi mengamankan beberapa barang bukti berupa satu buah cangkul, sebilah kayu, dan sepeda motor milik korban.

(Badar)

Komentar