oleh

KH Ali Syafii Juru Kunci Makam Mantingan, Banyak Orang Kesurupan Ratu Kalinyamat

INILAHONLINE.COM, JEPARA

Akhir-akhir ini, banyak orang (wanita) mengaku kesurupan roh Ratu Kalinyamat. Berusaha mengelabui saya, meniru gaya dan kata Kanjeng Ratu. Akhirnya terbuka kedoknya, mahluk halus yang menyusupi orang itu, bukan arwah Kanjeng Ratu, tutur KH Ali Syafii (76 th), juru kunci kompleks Masjid Keramat Mantingan dan makam Ratu Kalinyamat, Jepara, Jawa Tengah.

Dikompleks makam Mantingan-Jepara, terdapat makam Ratu Kalinyamat dan Pangeran Hadiri suaminya. Ratu Kalinyamat trah Sultan Fatah pendiri Kesultanan Demak. Beliau yang dikenal cerdas dan sakti dinobatkan Sultan Demak sebagai Adipati di wilayah Kalinyamatan-Jepara.

Kata KH Ali Syafii, wanita-wanita yang ngaku kesurupan roh Ratu Kalinyamat, diantar kerabatnya dan tetangganya, datang di kompleks makam Mantingan, untuk menarik perhatian para peziarah. Saya tidak percaya begitu saja dengan pengakuan orang yang kesurupan itu, ujarnya.

Wanita yang ngaku kesurupan itu, disuruh KH Ali Syafii menguraikan silsilah Kanjeng Ratu Kalinyamat. Mereka tidak bisa, pertanda yang merasuki mereka bukan roh Kanjeng Ratu, tapi mahluk halus liar. KH Ali Syafii lalu menghardik agar mahluk halus itu keluar dari diri wanita yang disusupi.

Banyak wanita sekarang imannya rapuh. Hanya kebendaan yang dikejar. Dampaknya, mudah disusupi mahluk halus. Mahluk itu mengaku roh Kanjeng Ratu Kalinyamat. Mereka ingin disembah-sembah manusia. “Itu tidak bisa kita biarkan. Saya harus bertindak mengusirnya”, tegas KH Ali Syafii menutup pembicaraan dengan inilahonline.com.

(Heru Christiyono Amari)

Komentar