Kolam Retensi Sirnaraga Menjadi Tempat Tujuan Wisata

Berita, Jawa Barat, Wisata822 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BANDUNG

Pembangunan kolam retensi Sirnaraga yang baru saja diresmikan Pemkot Bandung beberapa hari lalu kini masyarakat menjadikan kolam retensi Sirnaraga sebagai tempat tujuan wisata.

Kolam yang dibangun pada 2018 lalu dan memiliki luas 1.075 dari total 1.972 meter persegi ini, berfungsi sebagai penahan air sementara dari Sungai Citepus yang mengalir di sampingnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Arif Prasetya menjelaskan, kolam retensi ini mampu menampung 3.000 meter kubik air dari Sungai Citepus. Saat hujan dengan intensitas tinggi, luapan air akan dialirkan ke kolam retensi guna mengurangi banjir yang sering kali melanda Pagarsih dan Astananyar.

“Saat ini kolam retensi Sirnaraga baru sekitar 30 persen debit airnya, air tersebut datang dari (kawasan Bandung) utara,” katanya.

Arif mengatakan, kehadiran kolam retensi bersifat multifungsi. Selain penahan debit air, juga digunakan untuk aktifitas sehari-hari warga dan disebar benih ikan.

“Untuk sementara kita sebar ikan mas satu kuintal, nanti kita tambah dengan ikan mujair agar cepat bertelur lagi,” katanya.

Saat musim kemarau, kolam dapat digunakan sebagai lapangan futsal, bulu tangkis, maupun pusat kegiatan masyarakat.

Kolam retensi Sirnaraga ini merupakan tahap awal dari rencana pembangunan dua kolam di sekitar kawasan Sungai Citepus. Untuk kolam retensi awal, menghabiskan anggaran hingga Rp5,4 miliar.

Rencananya Pemkot Bandung akan kembali membangun satu kolam retensi yang berada di wilayah Gedebage pada tahun ini. Kolam Gedebage akan dibangun di sekitar Pasar Induk, guna menyelesaikan masalah banjir di kawasan Bandung timur.

(Hilda)

banner 521x10

Komentar