INILAHONLINE.COM, KOTA MUNGKID – Komisi III DPRD Kabupaten Magelang terus mendorong percepatan pembangunan di sektor infrastruktur, lingkungan hidup, transportasi, persampahan, serta digitalisasi layanan publik agar selaras dengan visi dan misi Bupati.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Magelang, Prihadi, menyoroti masih rendahnya porsi belanja modal daerah yang berada di angka sekitar 5,94 persen atau setara Rp160 miliar. Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada masih banyaknya infrastruktur jalan kabupaten yang mengalami kerusakan, khususnya di kawasan pertambangan.
“Banyak jalan berlubang dan gedung-gedung milik daerah yang membutuhkan perawatan kembali. Ini harus menjadi perhatian serius agar aksesibilitas masyarakat sesuai dengan visi dan misi bupati,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).
Prihadi menekankan pentingnya perencanaan, pengawasan, dan pelaksanaan pembangunan yang berkualitas, terutama jika melibatkan pihak ketiga. Ia mengingatkan agar setiap OPD mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat sinkronisasi serta koordinasi lintas sektor, sehingga program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Di bidang lingkungan hidup, Komisi III memberikan perhatian khusus pada kawasan pertambangan dan wilayah rawan kerusakan lingkungan, termasuk kawasan Merapi. Upaya konservasi, penataan kawasan, reklamasi, serta pemulihan ekosistem dan sumber air menjadi agenda penting yang terus didorong.
“Untuk wilayah rusak yang bukan kewenangan langsung TNGM, kami mendorong pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan agar tetap melakukan penataan lingkungan demi mengembalikan fungsi ekosistem,” tambahnya.
Komisi III juga menilai regulasi harus disusun secara partisipatif. Pemerintah daerah diharapkan memfasilitasi sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan sesuai dengan aspirasi warga, tidak semata bersifat top-down.
Dalam sektor transportasi, Komisi III mendorong percepatan realisasi jalur khusus tambang guna meminimalkan dampak kerusakan jalan umum, baik melalui pembangunan jalur baru maupun perbaikan jalur lama. Selain itu, Dinas Perhubungan didorong memperluas layanan angkutan pelajar gratis agar lebih merata, serta menata integrasi angkutan wisata untuk mendukung sektor pariwisata dan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Magelang, Indra Kurniawan, menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung digitalisasi pemerintahan. Ia menilai, peluncuran berbagai aplikasi layanan publik harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas SDM hingga tingkat desa.
“Jika aplikasi diluncurkan tanpa kesiapan SDM sampai ke desa-desa, justru akan menimbulkan persoalan baru. Perlu peningkatan pemahaman dan pendampingan yang berkelanjutan,” jelasnya.
Selain itu, Indra menegaskan komitmen DPRD untuk mendorong penyelesaian persoalan sampah dari tingkat desa, melalui peningkatan kesadaran masyarakat dan pengendalian sampah berbasis desa.
Sementara itu, Bintang Adi Taruna, anggota Komisi III lainnya, menekankan peran strategis Dinas Komunikasi dan Informatika serta Bappeda dalam perencanaan pembangunan dan digitalisasi data. Salah satu langkah penting yang tengah dikawal DPRD adalah Verifikasi Data Kemiskinan (VDK) yang akan dijadikan master data Kabupaten Magelang.
“DPRD siap mendukung dari sisi penganggaran. Diskominfo juga kami dorong menyiapkan server yang kuat karena banyaknya aplikasi yang diluncurkan Pemkab,” ungkapnya.
Ia menambahkan, digitalisasi layanan publik telah berjalan melalui program Magelang Smart Service, seperti penerapan tanda tangan elektronik bagi kepala desa dan penerbitan SKTM elektronik untuk mendukung layanan kesehatan dan pendidikan.
Dalam bidang infrastruktur, Komisi III saat ini lebih memfokuskan penguatan sistem digital, mengingat pada tahun berjalan belum terdapat alokasi anggaran untuk pembangunan fisik. Meski demikian, DPRD mencatat sejumlah jembatan yang perlu mendapat perhatian dalam tiga tahun ke depan sebelum kondisinya memburuk.
Melalui berbagai dorongan kebijakan, pengawasan, dan penganggaran, Komisi III DPRD Kabupaten Magelang berkomitmen mendukung pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat di bidang-bidang strategis yang menjadi wilayah penanganannya.(Adv)





























































Komentar