INILAHONLINE.COM (SEMARANG)
Komunitas Konco EO Semarang akan menggelar Talkshow the expert’s pada 23 Oktober 2018, sebagai upaya untuk memunculkan ide kreatif, inovasi dalam sebuah konsep bagi para pelaku Event Organizer (EO).
Acara yang akan diselenggarakan di Cafe Lot 28 Jalan Singosari Semarang itu, dibuka untuk peserta umum, termasuk dari kalangan pelajar dan mahasiwa yang berkeinginan mempelajari manejemen event. Untuk peserta yang ikut dengan biaya hanya Rp 100.000 untuk mahasiswa/pelajar dan Rp 150.000 untuk peserta umum.
Ketua Komunitas Konco EO Eling Wasito Adi mengatakan, penyelenggara talkshow the expert’s itu, juga sekaligus untuk meningkatkan profesionalisme di kalangan pelaku EO, hingga kreatif dan inovasi yang dihasilkan lebih baik.
”Dalam kegiatan ini akan membahas tentang mengelola suatu acara (event), mulai dari menyusun konsep, membuat proposal, menyusun budgeting acara dan masih banyak yang akan dibahas tentang membangun suatu acara yang baik,”ujarnya dalam konferensi pers dengan awak media di Semarang,Senin (15/10/2018).
Menurut Eling, kegiatan the expert’s akan menghadirkan narasumber Hari “AWIL” Koerniawan Co Founder Backstager Indonesa yang merupakan managing director Tratas Production dan Debora Sharon Menager Director Detail Communication dari Jakarta.
”Awil akan mengupas tentang keahliannya mengelola acara dan memberikan tips, tentang bagaimana masuk ke dunia EO, pengetahuan bisnis EO dengan menjadikan EO sebagai hobi sekaligus sumber pendapatan,”paparnya.
Namun demikian, acara yang bisa menghadirkan pada pebisnis dalam bidang event organizer ini, juga mengundang “Debi”dengan segudang pengalamannya merupakan salah satu pimpinan project Torch Relay dan Asian Festival.
”Debi ini yang diberi wewenang garap Asian Games akan mengupas bagaimana merancang proposal dan membuat presentasi agar client tertarik, alur proses sebuah event berjalan mulai perencanaan sampai pelaksanaan selesai.”

Eling menambahkan, dengan hadirnya para praktisi bidang EO ini, tentu akan menyampaikan bagaimana strategi menjalankan bisnis event, untuk para pelaku bisnis EO dan mahasiswa/pelajar yang tertarik menjalankan bisnis EO.
”Dengan hadirnya para pakar dan praktisi dalam bidang EO, diharapkan bisa memberikan gambaran kedepan tentang bisnis EO, sehingga bisa memberikan kontribusi secara baik,”paparnya.
Sementara Ketua Panitia Talkshow The Expert’s, Hasbi Ash Shiddiqi menuturkan syarat mutlak di dunia per-EO-an adalah “passion “ dan menjadi harga mati. Namun cara membangunkan “passion” di antaranya dengan bertemu berbagai orang sukses dan mendengar kisah suksesnya,
”Jadi kalau kalian punya passion ayo ikut THE EXPERT, Are You Have Passion?” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan itu juga untuk mendorong para pelaku EO agar lebih profisional, mampu memunculkan ide kreatif dan lebih inovasi sesuai kondisi saat ini dan ke depan, karena tidak dipungkiri juga semakin banyak bermunculan EO-EO abal-abal yang tidak memiliki legalitas badan usaha, khususnya Event Organizer.
”Yang mau ikut dan gabung sebagai modal awal EO itu, harus berbadan hukum, sehingga jelas perusahaannya,”ungkapnya.
Dengan kegiatan itu, menurutnya Komunitas Konco EO Semarang diharapkan mampu meyakinkan kepada para calon kunsumen baik perorangan, lembaga, kampus, instansi pemerintahan maupun swasta.
”Intinya kinerja anggota Komunitas Konco EO sangat profesional dan resmi legalitasnya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan secara legal formal,”katanya.
Komunitas Konco EO Semarang merupakan kumpulan pengusaha usaha Event Organizer, dengan semboyan Guyub (Kebersamaan) antar sesama pengusaha EO, dengan dasar ingin meningkatkan kualitas, kompetensi dan tanggung jawab menjadi alasan dibentuknya Komunitas Konco EO Semarang.
”Syarat menjadi anggota Konco EO ini wajib memiliki legalitas badan usaha khususnya Event Organizer, dasar atas syarat tersebut karena Supplier dan Principle butuh kepercayaan (trust) dan kepastian terhadap EO yang bekerja sama, bukan EO asal-asalan, tetapi EO yang profesional serta memiliki badan hukum resmi,” ujar Hasbi.
Ia menjelaskan, komunitas Konco EO Semarang berdiri pada akhir 2017 dengan anggota sebanyak 25 EO, dan sudah mengadakan beberapa kegiatan yang bersifat edukatif, di antaranya pelatihan EO untuk siswa SMP Karangturi Semarang, acara Talkshow yang mengusung tema event Talk dengan mengundang pembicara Ari Wulung (Yogyakarta) dan Penggagas Madang,Com Dr.Pulung dari Semarang.
”Komunitas Konco EO Semarang berkomitmen akan terus menggelar event yang bergenre edukatif, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas, kompetensi, pengalaman, pengetahuan (Knowledge) dan perilaku (Attitude) anggota, khususnya agar dapat di aplikasikan dalam menjalankan usaha EO-nya dan masyarakat pada umumnya,”ujarnya.
(Suparman)





























































Komentar