oleh

Kurangi Tindak Kejahatan di Dunia Maya, Polres Bogor Kota Bentuk Cyber Patroli

InilahOnline.com (Kota Bogor) – Polresta Bogor Kota telah membentuk tim Cyber Patroli yang bertujuan untuk mengawasi dan menindak tegas pelaku kejahatan di dunia maya (sosial media), selain itu masyarakat juga diminta berperan aktif jika terjadi gangguan keamanan dan ketertiban.

Hal tersebut dijelaskan Kapolresta Bogor Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya disela acara HUT Bhayangkara ke-71 di kantor Kodim 0606 Kota Bogor, jalan Jendral Sudirman, Senin, (10/7/2017) pagi.

Menurutnya, Cyber Patrol kini memang sedang gencar dilakukan oleh para penegak hukum, melihat belakangan ini banyak tindak kriminal yang terjadi melalui sosial media. Kegiatan Cyber Patrol ini dilakukan salah satunya karena adanya isu terorisme. Tidak hanya itu, Polresta Bogor Kota juga sudah banyak melakukan pendekatan melalui kegiatan masyarakat untuk mengurangi kejahatan.

“Selain melakukan cyber patrol kami juga melaksanakan kegiatan-kegiatan preventif, termasuk dengan kegiatan subuh keliling dan yang lainnya. Selain itu kami juga melakukan pendekatan dengan para ulama untuk membentengi masyarakat sekitar,” paparnya.

Untuk itu, Polresta Bogor Kota sudah banyak melakukan peningkatan keamanan mulai dari menambah jam kegiatan dari 10 jam menjadi 12 jam, dari 10 personil menjadi 15 personil, dan semua peningkatan yang dilakukan guna menjaga keamanan masyarakat.

“Tetapi semua tak luput dari kerjasama masyarakat itu sendiri. Kota Bogor dengan populasi manusia yang semakin meningkat dengan kota penyanggah ibu kota Negara, memang tak menutup gaya hidup dan pergaulan masyarakat yang kian beragam, dari balapan liar, miras bahkan perjudian yang meresahkan masyarakat,” tutur Kapolresta Bogor Kota.

Ia menegaskan, kegiatan operasi malam dalam skala besar di hari Sabtu malam cukup mengurangi tindakan yang dapat memancing tindak kriminalitas seperti tawuran dan miras, sesuai kegiatan yang sudah berjalan yaitu zero miras, zero narkoba, maupun zero perjudian.

“Budaya yang ada di Kota Bogor ini tidak memasyarakatkan budaya nongkrong sambil minum-minuman dan lainnya.” kata dia.

Pada dasarnya masyarakat tinggal mengikuti aturan dan dengan bijak menggunakan fasilitas yang disediakan, informasi teknologi sudah disediakan terutama di setiap sudut sudah dipasang CCTV untuk memantau kegiatan masyarakat.

“Pada prinsipnya masyarakat dalam pelayanan publik ya pasti senang. Semua kejahatan bisa diatasi, baik melalui teknologi atau secara langsung asal ada kerjasama dari masyarakat kepada pihak berwenang seperti dengan TNI dan Densus 88,” pungkasnya. (Basir)

Komentar